Watampone – Sorak tepuk tangan menggema di Lapangan Basket Merdeka Watampone, Minggu (26/7/2026). Di bawah semangat para atlet dan pecinta olahraga, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Turnamen Bola Voli yang diselenggarakan Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bone.
Pembukaan turnamen bukan sekadar menandai dimulainya persaingan di atas lapangan. Momentum tersebut juga menjadi awal perjalanan baru organisasi bola voli di Kabupaten Bone melalui pelantikan Pengurus Kabupaten PBVSI Bone yang dipimpin H. Muslimin, S.E., M.M., Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Bone. Kepengurusan baru itu dikukuhkan langsung oleh Ketua Pengprov PBVSI Sulawesi Selatan di hadapan para atlet, tokoh olahraga, dan masyarakat yang memadati arena.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, olahraga bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang membangun karakter, persaudaraan, dan masa depan generasi muda. Pesan itu disampaikan Bupati Andi Asman Sulaiman dalam sambutannya.
Ia mengajak seluruh atlet menjadikan turnamen sebagai ruang untuk mengukir prestasi sekaligus mempererat tali silaturahmi. Menurutnya, setiap pertandingan harus menjadi pelajaran tentang disiplin, kerja keras, dan sportivitas.
“Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang akan berlaga selama beberapa hari ke depan. Terima kasih pula kepada seluruh sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen, mulai dari jajaran pengurus PBVSI Bone, anggota DPRD Bone, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, hingga para sponsor seperti Astra Motor, Yamaha, dan berbagai pihak lainnya yang memberikan dukungan nyata bagi pembinaan olahraga di Bumi Arung Palakka.
Namun lebih dari sekadar penyelenggaraan turnamen, Bupati menaruh harapan besar terhadap lahirnya atlet-atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Bone. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, menghormati lawan, dan menerima setiap keputusan wasit dengan lapang dada.
“Saya berharap seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, menghargai lawan, dan menerima setiap keputusan wasit. Kepada para wasit, saya juga meminta agar memimpin pertandingan secara profesional dan adil,” tegasnya.
Turnamen ini dipandang sebagai bagian dari proses panjang pembinaan atlet. Dari lapangan sederhana di jantung Kota Watampone itulah, bibit-bibit terbaik diharapkan muncul untuk memperkuat kontingen Bone pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan mendatang.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga, Bupati Bone juga memberikan tambahan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung aktivitas dan pembinaan yang dilakukan PBVSI Bone.
Di hadapan jajaran pengurus yang baru dilantik, Andi Asman Sulaiman menitipkan pesan agar organisasi dijalankan dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata. Menurutnya, organisasi yang sehat hanya dapat tumbuh melalui pengurus yang aktif, solid, dan memiliki komitmen membangun prestasi.
“Organisasi membutuhkan pengurus yang aktif dan kompak. Jangan hanya ingin menjadi bagian dari organisasi tanpa memberikan kontribusi nyata. Kekompakan menjadi kunci untuk memajukan PBVSI Bone,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan optimisme bahwa hadirnya kepengurusan baru akan menjadi titik balik kebangkitan bola voli di Kabupaten Bone. Ia berharap PBVSI Bone mampu membawa olahraga voli naik kelas, dari yang selama ini berjalan biasa menjadi luar biasa melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Target yang dipasang pun tidak tanggung-tanggung. Pada pelaksanaan Porprov Sulawesi Selatan mendatang, Bone diharapkan mampu mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga bola voli.
Tak hanya itu, H. Andi Asman Sulaiman menginginkan olahraga voli semakin membumi hingga ke desa-desa. Menurutnya, lapangan-lapangan desa dapat menjadi tempat lahirnya atlet-atlet profesional yang kelak mengharumkan nama Bone, Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia.
Di tengah semangat kompetisi yang mulai bergulir, Lapangan Basket Merdeka Watampone menjadi saksi lahirnya optimisme baru. Sebuah harapan bahwa dari setiap servis, smash, dan blok yang diperagakan para atlet muda, tersimpan mimpi besar untuk membawa Bone berdiri sejajar dengan daerah-daerah berprestasi dalam dunia bola voli. (*)


Tinggalkan Balasan