BONE– Usai membuka Seminar Pendidikan yang digelar Himaprodi PBSI di Aula Lamellong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, langkah Andi Asman Sulaiman belum berhenti. Di tengah agenda dinas menuju wilayah Bone Barat, Kamis, 30 April 2026), ia justru memilih jeda sederhana singgah di sebuah warung makan rakyat di Desa Taccipi, Kecamatan Ulaweng.
Warung itu bukan restoran mewah, melainkan rumah makan lokal bernama Wahyu Musabir. Namun, dari tempat sederhana inilah, kehangatan kepemimpinan terasa nyata. Kehadiran Bupati Bone sontak menarik perhatian warga dan pengunjung yang tengah menikmati santap siang.
Dengan gaya santai dan tanpa sekat, ia menyapa para pelaku UMKM yang mengelola usaha tersebut. Percakapan ringan pun mengalir tentang usaha, tantangan, hingga harapan ke depan. Di tengah suasana yang cair, ia menyampaikan dukungan dan semangat kepada pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Momen itu semakin berkesan ketika Bupati Bone secara spontan mentraktir seluruh pengunjung warung. Menu yang dipilih pun khas dan merakyat: mie udang. Tanpa membeda-bedakan latar belakang, semua yang hadir menikmati hidangan dengan wajah sumringah.
Tawa dan rasa syukur menyatu di ruang sederhana itu. Para pengunjung pun tak menyia-nyiakan kesempatan langka tersebut. Mereka bergantian mengabadikan momen bersama orang nomor satu di Bone itu melalui swafoto.
Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya singgah makan. Namun bagi warga Taccipi, kehadiran pemimpin yang turun langsung, menyapa, dan berbagi dalam kesederhanaan menjadi cerita tersendiri tentang kedekatan, kepedulian, dan kepemimpinan yang membumi.
Di sela perjalanan dinas yang padat, H. Andi Asman Sulaiman menunjukkan bahwa membangun daerah tak selalu harus lewat forum formal. Kadang, cukup dengan duduk bersama di warung rakyat, mendengar, dan berbagi kepercayaan masyarakat pun tumbuh dengan sendirinya. (*)


Tinggalkan Balasan