WATAMPONE — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan sosial. Forum Komunikasi Tionghoa (Forkita) Kabupaten Bone akan menggelar Bakti Sosial Kesehatan serta kegiatan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Bone yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Gedung Serbaguna (GSG) Vihara Dharma Palakka, Jalan Salak, Watampone. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Forkita Bone untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan dukungan di bidang kesehatan dan sosial.
Ketua Forkita Bone, Jefri Tahar, yang juga merupakan Owner, Direktur Utama sekaligus CEO PT Ridwan Jaya Lestari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan komitmen Forkita untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bone.
Menurut Jefri, kegiatan bakti sosial tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan serta membangun kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Bone yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat,” ujar Jefri.
Selain layanan dan kegiatan sosial, agenda tersebut juga akan dihadiri oleh Bupati Bone. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat semangat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan pemerintah dalam memberikan pelayanan serta kepedulian kepada masyarakat.
Bagi Forkita Bone, kegiatan sosial bukan sekadar agenda seremonial. Di balik pelaksanaannya, terdapat semangat untuk membangun kebersamaan dan menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan ini, Forkita Bone berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat gotong royong di Kabupaten Bone.
Di tengah berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, kehadiran kegiatan sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana: hadir, berbagi, dan membantu mereka yang membutuhkan. (*)


Tinggalkan Balasan