BONE– Suasana Baruga La Teya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone terasa berbeda. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., memimpin langsung rapat evaluasi hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) di Terminal Pemeriksaan Random (TPR) milik Dinas Perhubungan Kabupaten Bone Minggu, 20 April 2025.

Rapat yang digelar pada Senin, 21 April 2025 ini menjadi sorotan penting dalam upaya penegakan disiplin dan pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dishub Bone. Hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat kunci, termasuk Kepala Dishub Bone A. Muhammad Ikbal, Kepala Inspektorat A. Muh. Yamin, Kasatpol PP A. Akbar, Plt. Kepala BKPSDM Edy Saputra Syam, Plt. Kepala BKAD A. Tenri, serta Kabag Pemerintahan A. Suhdi.
Namun sorotan utama tertuju pada langkah tegas sang Bupati. Dalam arahannya, H. Andi Asman Sulaiman mengumpulkan seluruh Kepala Bidang hingga petugas lapangan TPR. Ia menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk pungli yang kerap mencoreng nama baik instansi.
“Jangan ada lagi petugas Dishub menarik retribusi tanpa karcis. Apalagi nilainya tidak sesuai dengan yang tertera. Ini praktik yang merugikan daerah dan mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Instruksi pun dikeluarkan tanpa basa-basi. Perolingan atau rotasi petugas TPR menjadi keharusan. Evaluasi menyeluruh terhadap seluruh personel Dishub, termasuk petugas parkir, juga ditekankan.
“Saya minta seluruh petugas TPR dan parkir diroling dan dievaluasi rutin. Kita ingin peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang bersih dan terukur,” tambahnya.
Langkah tegas ini bukan tanpa sebab. Sebelumnya, Bupati Bone menemukan secara langsung adanya oknum petugas perhubungan yang menarik retribusi pada kendaraan bak terbuka bermuatan di perbatasan Bone-Sinjai tanpa memberikan karcis. Temuan tersebut memicu kemarahan dan keprihatinan sang pemimpin daerah.
Rapat evaluasi ini menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kabupaten Bone dalam menegakkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberi sinyal bahwa integritas bukan sekadar jargon.
Dengan ketegasan seperti ini, harapan akan reformasi layanan publik di sektor perhubungan semakin nyata. Bupati Bone mengajak semua pihak, khususnya jajaran Dishub, untuk berubah ke arah yang lebih baik demi Bone yang bersih dan bermartabat. (*)



Tinggalkan Balasan