WATAMPONE – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2 Tahun 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone. Melalui aksi bersih-bersih lingkungan kantor yang digelar Kamis (5/11/2026), jajaran Lapas Watampone menunjukkan bahwa semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui tindakan sederhana yang membawa manfaat nyata.
Sejak pukul 08.00 WITA, suasana lingkungan kantor Lapas Watampone tampak lebih semarak. Pegawai, peserta magang, hingga peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bahu-membahu membersihkan dan menata sejumlah area perkantoran. Mulai dari halaman kantor, penataan lingkungan, hingga fasilitas pendukung menjadi sasaran kegiatan tersebut.
Tidak sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong di antara seluruh elemen yang terlibat. Dengan penuh antusias, setiap peserta mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin dalam rangka memperingati Hari Bhakti. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus tumbuh menjadi kesadaran bersama dan menjadi bagian dari budaya kerja.
“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan ini tidak hanya hadir dalam momentum peringatan Hari Bhakti, tetapi dapat menjadi kebiasaan dan budaya kerja yang terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Rahnianto.
Ia juga menilai bahwa lingkungan kerja yang bersih dan tertata memiliki peran penting dalam membangun suasana kerja yang nyaman. Kondisi tersebut diharapkan mampu menunjang produktivitas pegawai sekaligus mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Bagi Lapas Watampone, peringatan Hari Bhakti ke-2 menjadi momentum untuk merefleksikan kembali makna pengabdian melalui berbagai aksi positif. Sebab, pelayanan dan pelaksanaan tugas yang optimal tidak hanya membutuhkan profesionalisme, tetapi juga didukung oleh lingkungan kerja yang sehat serta kebersamaan yang kuat.
Melalui aksi sederhana tersebut, Lapas Watampone berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya hidup bersih, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat solidaritas seluruh jajaran.
Pada akhirnya, semangat Hari Bhakti tidak hanya tentang perayaan dan seremoni. Lebih dari itu, semangat pengabdian tercermin dari kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata, sekecil apa pun, demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. (*)


Tinggalkan Balasan