BONE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang akan berlaga menghadapi Thailand pada babak final FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Skuad Garuda, Pemkab Bone menggelar acara nonton bareng (nobar) yang diinisiasi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan sekaligus membangun semangat kebersamaan dan nasionalisme.
Nobar final FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut akan digelar pada Senin, 5 Oktober 2026, Kick Off: Pukul 21.00 WITA di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone.
Bupati Bone mengimbau masyarakat untuk hadir dan turut meramaikan kegiatan tersebut. Warga juga diharapkan tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta menjaga kebersihan selama acara berlangsung.
Kegiatan nobar ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat Bone sekaligus memberikan dukungan dan energi positif bagi Timnas Indonesia yang tengah berjuang meraih gelar juara.
Dengan semangat persatuan dan dukungan masyarakat, Pemkab Bone mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menyaksikan perjuangan Skuad Garuda pada laga final tersebut.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan tersebut melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di Lapangan Merdeka Watampone, Senin (5/10/2026) malam.
Edy mengatakan, dirinya bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dan Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., akan turut menyaksikan laga final melalui kegiatan nobar tersebut.
“Insyaallah kita nobar malam ini di Lapangan Merdeka bersama Bapak Bupati dan Wabup,” kata Edy Saputra Syam saat dikonfirmasi.
Laga final Indonesia kontra Thailand dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kick-off pertandingan dijadwalkan pukul 21.00 Wita.
Edy berharap skuad Garuda mampu tampil maksimal dan meraih kemenangan pada partai puncak tersebut. Meski demikian, ia menilai Thailand bukan lawan yang mudah.
Menurut Edy, Thailand memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang dapat menjadi ancaman bagi Indonesia. Salah satu pemain yang menjadi sorotannya adalah Chanathip Songkrasin.
“Tentu lawan Thailand tidak mudah, banyak pemain berpengalaman seperti Chanathip Songkrasin,” ujarnya.
Di sisi lain, Indonesia juga memiliki sejumlah pemain yang diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga final. Salah satunya penyerang Ole Romeny yang menjadi salah satu andalan lini depan skuad Garuda.
Edy menilai kehadiran Romeny dapat memberikan opsi serangan bagi Indonesia sekaligus membantu Garuda mencetak gol ke gawang Thailand.
Optimisme Edy semakin kuat setelah Indonesia tampil meyakinkan pada laga sebelumnya dengan mengalahkan Bangladesh 9-2.
Hasil tersebut dinilai menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad Garuda sebelum menghadapi Thailand di partai final.
“Kita berharap Indonesia bisa bermain dengan maksimal. Dengan semangat di laga terakhir membantai Bangladesh 9-2, saya yakin bisa menangkan pertandingan,” kata Edy.
Kegiatan nobar di Lapangan Merdeka Bone diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.
Edy juga mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan penuh semangat sembari tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Laga Indonesia kontra Thailand malam ini menjadi penentu tim yang akan keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (*)


Tinggalkan Balasan