BONE — Kepolisian Resor (Polres) Bone mengungkap dugaan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi sebanyak kurang lebih 10 ton di Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Penindakan tersebut dilakukan pada Selasa (22/9/2026). Dalam operasi itu, polisi mengamankan 48 drum besi berisi solar yang diduga akan dikirim ke luar daerah.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ananda Gunawan, menegaskan bahwa kasus tersebut kini telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. “Baik, terkait penyelundupan solar yang kemarin yang kita amankan sebanyak kurang lebih 10 ton, benar kami sudah mengamankan dan sudah kami tingkatkan statusnya ke tahap penyidikan,” kata Ananda.
Dari hasil pemeriksaan awal, solar tersebut diduga berasal dari Kabupaten Bulukumba dan akan dikirim ke Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. “Dari keterangan yang kita amankan, bahwa solar ini berasal dari Bulukumba, untuk keterangan awal dari yang kami amankan tersebut,” ujarnya.
Ananda Gunawan membenarkan bahwa BBM tersebut akan dibawa menuju Kolaka melalui jalur laut dengan melewati Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone. “Iya betul. Jadi barang ini akan dikirim ke Kolaka, di Sulawesi Tenggara,” katanya.
Sebelumnya, Kanit Ekonomi Polres Bone, Iptu Sirajuddin, mengatakan solar tersebut dikemas menggunakan drum besi sebelum diangkut. Total terdapat 48 drum yang diamankan polisi. “Solar itu dimasukkan dalam drum besi, jumlahnya ada 48,” ujar Sirajuddin, Jumat (25/9/2026).
Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan seorang pria berinisial RZ. Berdasarkan keterangan awal, RZ merupakan warga Kabupaten Bulukumba. Sebelumnya, polisi juga menyebut seorang sopir berinisial RA telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Bone. Dari pemeriksaan sementara, barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan seseorang berinisial AB yang disebut sebagai pemilik solar.
Menurut keterangan RA kepada penyidik, AB merupakan warga asal Bulukumba yang kini berdomisili di Kolaka. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul solar, pihak yang terlibat, serta tujuan pengiriman BBM tersebut. Kasus ini kini ditangani penyidik Polres Bone dan telah masuk tahap penyidikan. (*)


Tinggalkan Balasan