BONE — Sebuah pencapaian akademik kembali ditorehkan oleh Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, A. Harni, S.ST., M.H., M.Keb. Perjalanan panjang menempuh pendidikan magister akhirnya berbuah manis setelah ia berhasil menyelesaikan studi pada Program Studi Ilmu Kebidanan, Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin (UNHAS).
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi. Penghargaan secara resmi disampaikan oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM bersama Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, keberhasilan A. Harni bukan sekadar pencapaian pribadi. Gelar Magister Kebidanan yang diraihnya dinilai memiliki nilai strategis karena ilmu yang ditempuhnya berkaitan erat dengan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting.
Dalam menyelesaikan pendidikan magisternya, A. Harni mempertahankan tesis berjudul “Pengaruh Video Edukasi Smart Mom and Baby terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Mencegah Stunting.”
Tema penelitian tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan akademiknya. Di tengah masih kuatnya perhatian terhadap persoalan stunting, edukasi kepada ibu hamil menjadi salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kesadaran mengenai kesehatan ibu dan bayi.
Melalui penelitian tersebut, A. Harni membawa persoalan kesehatan masyarakat ke dalam ruang akademik. Pengetahuan yang diperoleh selama proses penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, terutama melalui pendidikan, pelayanan, dan penguatan program kesehatan ibu dan anak. Pemerintah Kabupaten Bone berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas dan pendidikan.
Tidak hanya itu, ilmu dan pengalaman yang diperoleh A. Harni selama menempuh pendidikan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Bone, termasuk dalam mendukung berbagai upaya pencegahan stunting.
Di balik gelar yang kini disandangnya, ada rasa syukur sekaligus tanggung jawab yang dirasakan A. Harni. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya menyelesaikan studi merupakan sebuah berkah yang sekaligus menjadi amanah untuk terus memberikan manfaat. “Gelar magister ini merupakan berkah dan amanah yang harus selalu saya emban dengan baik. Ke depan, ilmu yang saya dapatkan bisa saya implementasikan dalam dunia kampus maupun kepada masyarakat,” ungkap A. Harni.
Sebagai Pembina Yayasan Kampus Universitas Andi Sudirman, ia berharap ilmu yang diperolehnya tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik pribadi, tetapi juga dapat dibagikan dan diimplementasikan dalam lingkungan kampus. Baginya, pendidikan memiliki makna yang lebih luas ketika pengetahuan yang diperoleh mampu memberi manfaat bagi orang lain.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikannya. “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga saya bisa menyelesaikan studi saya dengan baik,” tuturnya.
Perjalanan A. Harni menyelesaikan pendidikan magister pada akhirnya bukan hanya tentang tambahan gelar di belakang nama. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi momentum untuk membawa pengetahuan dari ruang akademik menuju pengabdian yang lebih luas baik di dunia pendidikan maupun dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Di tengah tantangan pembangunan kesehatan, khususnya pencegahan stunting, lahirnya sumber daya manusia dengan kompetensi akademik dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat menjadi modal penting untuk terus mendorong perubahan di Kabupaten Bone. (*)


Tinggalkan Balasan