JAKARTA — Di tengah dinamika harga kebutuhan pokok dan tantangan menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone menorehkan capaian di tingkat nasional. Bone meraih penghargaan sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Berkinerja Terbaik se-Indonesia kategori kabupaten dalam ajang TPID Awards 2026, Kamis (24/9/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemda Bone bersama jajaran TPID dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan terjangkau.
Mewakili Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, penghargaan itu diterima Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., bersama Kepala Bagian Ekonomi Setda Bone A. Padauleng, S.STP., M.Si., dalam acara yang digelar di Jakarta.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas capaian sebuah daerah. Lebih dari itu, penghargaan menjadi gambaran dari kerja bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perangkat daerah, serta berbagai pihak dalam menjaga kestabilan harga di tengah kebutuhan masyarakat yang terus bergerak.
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima tersebut. Ia menilai capaian itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Bone.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja bersama dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Bone. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja TPID,” ujar Andi Akmal.
Menurutnya, pengendalian inflasi tidak berhenti pada pencapaian sebuah penghargaan. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kinerja tersebut agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Karena itu, Pemda Bone berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor. Fokusnya mencakup memastikan ketersediaan pasokan, menjaga kelancaran distribusi, hingga mengupayakan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Langkah tersebut menjadi penting karena stabilitas harga berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Ketika pasokan tersedia dan distribusi berjalan lancar, gejolak harga dapat ditekan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Bukan Sekadar Penghargaan
Terpisah, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TPID dan perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Bone.
Menurutnya, penghargaan TPID Awards 2026 bukan semata-mata menjadi capaian pemerintah daerah. Penghargaan tersebut juga menjadi dorongan untuk mempertahankan sinergi dan kolaborasi dalam menjaga daya beli serta kesejahteraan masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Kita akan terus memperkuat kolaborasi agar stabilitas harga dan kebutuhan masyarakat tetap terjaga,” kata Andi Asman.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan pekerjaan lintas sektor. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut memantau perkembangan harga, tetapi juga memastikan rantai pasok berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi.
Di tingkat daerah, kerja tersebut membutuhkan koordinasi yang berkelanjutan. Mulai dari ketersediaan komoditas, distribusi hingga keterjangkauan harga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Dari Bone untuk Ketahanan Ekonomi Daerah
TPID Awards 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan nasional. Di antaranya perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Menteri Dalam Negeri, Gubernur Bank Indonesia, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
Di tengah forum nasional tersebut, penghargaan yang diterima Bone menjadi penanda atas kinerja TPID daerah dalam menjalankan upaya pengendalian inflasi.
Namun, bagi Bone, penghargaan tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab baru. Menjaga harga tetap stabil bukan pekerjaan yang selesai ketika penghargaan diterima. Dinamika pasokan, distribusi, dan kebutuhan masyarakat akan terus berubah.
Karena itu, capaian TPID Awards 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi yang telah berjalan. Sebab, pada akhirnya, ukuran keberhasilan pengendalian inflasi tidak hanya tercermin dari sebuah penghargaan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga kebutuhan pokok tetap tersedia, harga tetap terjangkau, dan daya beli masyarakat tetap terlindungi.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk melanjutkan kerja yang sama: memastikan stabilitas harga tetap menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan