Bone – Balai Desa Patukku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Rabu (29/7/2026), tampak berbeda dari biasanya. Warga dari berbagai kalangan berkumpul dengan antusias mengikuti penyuluhan Bela Negara yang digelar Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1407/Bone. Di tengah pelaksanaan pembangunan fisik yang terus berjalan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun bangsa tidak hanya dilakukan dengan semen dan batu, tetapi juga melalui penguatan karakter dan semangat kebangsaan.
Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus mengatakan program penyuluhan tersebut merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone yang bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam penyampaiannya, personel Satgas TMMD mengajak masyarakat memahami bahwa bela negara tidak selalu diwujudkan dengan mengangkat senjata. Sikap sederhana seperti mencintai tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta berperan aktif menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa.
Materi yang disampaikan mendapat perhatian penuh dari masyarakat Desa Patukku. Berbagai contoh kehidupan sehari-hari dijadikan ilustrasi agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Salah seorang personel Satgas TMMD menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini memiliki arti penting dalam membangun karakter masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Melalui penyuluhan Bela Negara ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga keutuhan NKRI adalah tanggung jawab seluruh warga negara. Setiap orang dapat berkontribusi sesuai dengan peran dan kemampuannya masing-masing,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan TMMD yang tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukatif. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin.
Melalui penyuluhan Bela Negara ini, diharapkan masyarakat Desa Patukku semakin memahami pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkokoh rasa cinta tanah air, serta terus memelihara budaya gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa dan bangsa. (*)


Tinggalkan Balasan