BONE — Perjalanan Tim Porprov FORKI Bone di ajang Kejuaraan Karate Korpasgat Open 2026 berakhir dengan catatan manis. Bukan sekadar mengumpulkan medali, kontingen karate Kabupaten Bone mampu menunjukkan konsistensi dengan memastikan hampir seluruh atlet yang diturunkan berhasil naik podium.
Dari rekapitulasi hasil pertandingan, FORKI Bone membawa pulang tiga medali emas, empat medali perak, dan lima medali perunggu. Raihan tersebut menjadi gambaran kerja keras para karateka Bone dalam menghadapi persaingan di arena pertandingan.
Tiga medali emas masing-masing disumbangkan oleh Anggi, Fiqra Dwi Saskiah, dan Salsabila Nur Qalbi. Ketiganya tampil impresif dan mampu melewati persaingan hingga mencapai posisi tertinggi di kelas masing-masing.
Sementara empat medali perak diraih Sitti Shalsha Bila, Putri Angraeni Sari, Fadlan, serta Meiranda Chelselia Rahmdani S.
Tidak berhenti di emas dan perak, semangat juang karateka Bone juga berbuah lima medali perunggu. Medali tersebut dipersembahkan oleh Christian Juliano Jeffrey, Farhat Risman Pratama, Riswan, Muh Aqilpratama, dan Cakra Surgantara.
Yang membuat capaian FORKI Bone semakin istimewa adalah prestasi pada kategori Best of the Best (BOB). Dua karateka Bone berhasil mencatatkan namanya dalam kategori bergengsi tersebut. Fiqra Dwi Saskiah meraih predikat BOB medali emas, sedangkan Salsabila Nur Qalbi menyabet BOB medali perak.
Namun, bagi tim, keberhasilan tersebut bukan semata tentang jumlah medali yang terkumpul.
Ada sebuah catatan yang dianggap lebih penting: seluruh atlet yang diturunkan berhasil membawa pulang medali, kecuali satu kelas yang memang hanya diikuti oleh atlet FORKI Bone sebagai satu-satunya pendaftar.
Dengan kata lain, misi yang dibawa ke arena Korpasgat Open 2026 dinilai berhasil dituntaskan.
Capaian itu sekaligus menjadi modal penting bagi Tim Porprov FORKI Bone dalam mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga tingkat provinsi. Setiap pertandingan menjadi ruang evaluasi, sementara setiap podium menjadi bukti bahwa pembinaan atlet karate di Bone terus menunjukkan perkembangan.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum FORKI Bone, Dr. M. Awaluddin, S.Sos., M.Si., tim berupaya menjaga semangat kompetisi sekaligus membangun mental para atlet agar semakin siap menghadapi persaingan yang lebih besar.
Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan para atlet. Secara khusus, Tim FORKI Bone menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Bone Drs. Asiswa Karim, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone H. Andi Akbar, S.Pd., M.Pd., serta seluruh Pengurus KONI Kabupaten Bone.
Bagi FORKI Bone, keberhasilan di Korpasgat Open 2026 bukanlah garis akhir. Medali yang dibawa pulang menjadi bekal untuk kembali berlatih, berbenah, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
Harapannya sederhana, tetapi penting: Porprov ke depan harus bisa berlangsung lebih baik lagi, dan FORKI Bone ingin datang dengan kesiapan yang lebih matang.
Misi di Korpasgat Open 2026 telah selesai. Kini, tantangan berikutnya menanti. (*)


Tinggalkan Balasan