BONE– Dentuman tembakan dari kendaraan tempur (ranpur) menggema di Lapangan Tembak Dodiklatpur Rindam XIV/Hasanuddin Bance’e, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone Rabu, 29 Juli 2026. Di balik latihan yang menampilkan kesiapan dan profesionalisme prajurit, terselip pesan yang lebih besar tentang sinergi, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Momentum tersebut tampak saat Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menghadiri kegiatan Menembak Senjata Ranpur yang diselenggarakan oleh Yonkav 10/Mendagiri Kodam XIV/Hasanuddin Tahun 2026. Kehadiran Bupati menjadi simbol eratnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Tentara Nasional Indonesia dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis.
Latihan menembak bukan sekadar ajang mengasah kemampuan teknis prajurit dalam mengoperasikan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Lebih dari itu, kegiatan ini memperlihatkan kesiapan personel TNI dalam menjalankan tugas negara dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan disiplin.
Namun, nilai utama kegiatan tersebut justru terasa ketika rangkaian latihan dipadukan dengan aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui bakti sosial, TNI menyalurkan paket sembako kepada warga serta menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat.
Bupati Bone memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya mampu memadukan aspek pertahanan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, latihan militer yang dibarengi pelayanan sosial merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan prajurit, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,” ungkap Bupati Bone.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bone dan jajaran TNI terus terjalin erat. Ketika kesiapsiagaan pertahanan berjalan beriringan dengan aksi kemanusiaan, maka kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Komandan Batalyon Kavaleri 10/Mendagiri, Dandim 1407/Bone, Dandenpom, Komandan Batalyon Infanteri TP 920/Lasalaga, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone, para Camat, serta para Kepala Desa. Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin mempertegas semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Kabupaten Bone yang aman, tangguh, dan sejahtera. (*)


Tinggalkan Balasan