BONE — Suara peluit wasit, riuh sorak penonton, dan semangat para atlet terbaik Sulawesi Selatan akan kembali menggema di Lapangan Merdeka Watampone. Selama hampir dua pekan, mulai 26 Juli hingga 6 Agustus 2026, Kabupaten Bone bukan sekadar menjadi tuan rumah sebuah turnamen olahraga, tetapi juga menjadi titik temu semangat persaudaraan, prestasi, dan kepedulian melalui Turnamen Bola Voli Antar Klub se-Sulawesi Selatan “Beramal Cup 2026”.

Mengusung slogan “Satukan Semangat, Raih Prestasi, Beramal dengan Hati!”, kejuaraan ini hadir membawa pesan bahwa olahraga tidak hanya tentang kemenangan di atas lapangan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

Setiap sore hingga malam hari, mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WITA, Lapangan Merdeka dipastikan menjadi pusat perhatian masyarakat. Ribuan pecinta bola voli diperkirakan memadati arena untuk menyaksikan duel para atlet terbaik yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bone menjadi salah satu kekuatan utama terselenggaranya turnamen ini. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. bersama Wakil Bupati Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memberikan perhatian besar terhadap perkembangan olahraga prestasi di daerah.

Komitmen tersebut turut diperkuat oleh Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bone H. Muslimin, S.E., M.M., serta Ketua Panitia Edy Saputra Syam, S.S.T.P., M.Si., yang bersama jajaran panitia menghadirkan sebuah kompetisi yang profesional dengan dukungan PBVSI, KONI Kabupaten Bone, HMS99 Community, dan AAS Community.

Beramal Cup 2026 mempertemukan puluhan klub terbaik dari berbagai daerah. Nama-nama besar seperti Porprov Bone, Porprov Soppeng, JVC Wajo, Cakarnalis Wajo, Polewali, Mines Soro, Trikora Wajo, MBG Bone, BVB Bone, Bhayangkara Asbaka, hingga berbagai klub lokal lainnya dipastikan akan menyuguhkan pertandingan berkualitas sejak babak penyisihan.

Persaingan sektor putra diprediksi berlangsung sengit. Laga pembuka langsung menghadirkan duel menarik antara Porprov Soppeng melawan Pemuda Volly, disusul pertandingan Porprov Bone menghadapi Empat Putra. Hari-hari berikutnya, penonton akan disuguhi pertandingan-pertandingan bergengsi seperti All Star Bone versus Pallas Kampong B, Kopi Lotong menghadapi MPB VC Bone, hingga duel sesama tim unggulan dari Wajo dan Bone.

Tidak kalah menarik, sektor putri juga menghadirkan persaingan ketat. Klub-klub daerah, sekolah, hingga perguruan tinggi akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Pertandingan antara Porprov Bone melawan Tellu Siattingnge, TBC Girls menghadapi SMA Negeri 10 Bone, hingga laga UKM UMI Makassar versus Porprov Wajo diprediksi menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta bola voli.

Panitia telah menyusun lima partai pertandingan setiap harinya, dimulai pukul 15.00 WITA hingga 19.30 WITA, sehingga masyarakat memiliki kesempatan menikmati pertandingan berkualitas sejak sore hingga malam.

Selain gengsi sebagai klub terbaik Sulawesi Selatan, para peserta juga memperebutkan hadiah dengan total nilai puluhan juta rupiah.

Baik kategori putra maupun putri akan memperoleh hadiah yang sama, yakni Juara I sebesar Rp10 juta, Juara II Rp7 juta, Juara III Rp5 juta, dan Juara IV Rp3 juta, disertai piala serta sertifikat penghargaan.

Panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain-pemain terbaik melalui penghargaan individu, masing-masing senilai Rp1 juta, untuk kategori Most Valuable Player (MVP), Setter Terbaik, Spike Terbaik, dan Libero Terbaik pada sektor putra maupun putri.

Penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi atlet untuk tidak hanya bermain demi kemenangan tim, tetapi juga menunjukkan kualitas individu yang membanggakan.

Seluruh perjalanan panjang turnamen akan bermuara pada Kamis, 6 Agustus 2026, saat partai perebutan juara ketiga dan grand final putra maupun putri digelar.

Momen tersebut dipastikan menjadi klimaks dari rangkaian pertandingan yang telah berlangsung sejak babak penyisihan. Suasana Lapangan Merdeka diperkirakan akan dipenuhi antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan lahirnya juara baru Beramal Cup 2026.

Lebih dari sekadar kompetisi, Beramal Cup 2026 menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai kalangan. Atlet, pelatih, pemerintah daerah, komunitas, hingga masyarakat hadir dalam satu semangat yang sama: menjadikan bola voli sebagai media persatuan, prestasi, dan kepedulian sosial.

Ketika bola pertama dipukul pada 26 Juli nanti, bukan hanya pertandingan yang dimulai. Harapan baru bagi kemajuan olahraga Sulawesi Selatan juga ikut bergulir, membawa semangat bahwa kemenangan sejati bukan hanya diraih di papan skor, tetapi juga melalui kebersamaan yang tercipta di setiap pertandingan.

Dengan atmosfer kompetisi yang dipastikan berlangsung sengit dan dukungan masyarakat yang begitu besar, Beramal Cup 2026 siap menjadi salah satu turnamen bola voli paling bergengsi di Sulawesi Selatan tahun ini. (*)