BONE– Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone melaksanakan kegiatan Seminar Paparan Inovasi yang oleh peserta magang sebagai bentuk implementasi hasil observasi serta pengembangan gagasan inovatif selama menjalankan kegiatan magang di Lapas Kelas IIA Watampone. Kegiatan berlangsung di Ruang Sekretariat WBK/WBBM Lapas Kelas IIA Watampone, Senin (19/05)

Kegiatan seminar dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone, pejabat struktural, serta peserta magang. Dalam kegiatan tersebut, peserta magang memaparkan sejumlah inovasi dari berbagai bidang yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan.

Adapun inovasi yang dipaparkan meliputi bidang kemandirian, yaitu inovasi hidroponik terpadu berbasis NFT pada sektor pertanian, pengolahan air asin melalui teknologi filtrasi air pada sektor perikanan, serta inovasi pembuatan urea molases block (UMB) pada sektor peternakan. Pada bidang kepribadian, dipaparkan inovasi literasi digital untuk pembinaan keagamaan serta absensi digital dan modul pembelajaran Paket A, B, dan C pada bidang pendidikan.

Selain itu, terdapat pula inovasi pada bidang klinik berupa program pendataan BPJS melalui sistem web Lapas Kelas IIA Watampone, inovasi psikologi berupa mindfulness meditation dan sosialisasi kontrol diri, inovasi Tata Usaha berupa website dan pemantauan pengambilan barang, serta inovasi sosiologi berupa indeks perubahan sosial WBP.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Watampone, Rahnianto, memberikan apresiasi kepada peserta magang atas kreativitas, ide, dan inovasi yang dipaparkan. Beliau berharap inovasi tersebut dapat menjadi referensi dan bahan evaluasi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, serta pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang lebih efektif dan modern.

“Semoga seluruh gagasan dan inovasi yang telah dipaparkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi inspirasi dalam pengembangan pelayanan dan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan,” ujar Kalapas.

Kegiatan seminar berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta magang dan jajaran pejabat struktural Lapas Watampone. Melalui kegiatan ini diharapkan inovasi dan gagasan yang telah dipresentasikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pelaksanaan tugas di lingkungan Pemasyarakatan. (*)