
BONE– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone terus memperkuat transformasi digital dalam mendukung peningkatan layanan pemasyarakatan. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pemanfaatan Aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rabu (6/5).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kepala Lapas Watampone pada pukul 10.00 WITA tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas Watampone, Rahnianto, bersama jajaran terkait sebagai bentuk komitmen dalam mendukung digitalisasi pelaporan penyelenggaraan makanan bagi warga binaan.
Bimbingan teknis ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIMONEV BAMA Versi 2 sebagai sarana monitoring dan evaluasi penyelenggaraan makanan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Kegiatan turut diikuti oleh seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan dengan melibatkan Kepala UPT, PPK, tim pendukung, tenaga kesehatan, asisten koordinator dapur, hingga petugas dapur.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai tata cara penggunaan aplikasi, mekanisme pelaporan, hingga pentingnya akurasi dan ketepatan waktu penginputan data sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi layanan makanan bagi warga binaan.
Selain membahas teknis penggunaan aplikasi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai kendala yang berpotensi muncul dalam implementasi di lapangan, termasuk solusi dan langkah strategis agar pelaporan dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Kepala Lapas Watampone, Rahnianto, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan layanan makanan bagi warga binaan berjalan secara baik, tertib, dan transparan.
“Digitalisasi melalui aplikasi SIMONEV BAMA ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan, meningkatkan akurasi pelaporan, serta mendukung pelayanan yang lebih optimal bagi warga binaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Watampone terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pemasyarakatan guna mewujudkan pelayanan yang profesional, modern, dan berintegritas. (*)


Tinggalkan Balasan