BONE– Perayaan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 pada Senin, 6 April 2026, menghadirkan lebih dari sekadar seremoni tahunan. Di tengah kemeriahan dan khidmatnya prosesi adat, terselip sebuah momen hangat yang penuh makna pertemuan dua sosok yang pernah duduk di bangku yang sama, kini mengemban amanah besar untuk daerah.
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, ST., M.Si tampak tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima ucapan selamat langsung dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Keduanya bukan sekadar pejabat mereka adalah teman satu angkatan di SMA Negeri 1 Bone.
Di tengah suasana penuh nostalgia itu, Gubernur Sulsel menyampaikan pesan yang sarat makna. Ia menegaskan bahwa amanah sebagai camat bukanlah sesuatu yang datang begitu saja, melainkan buah dari kerja keras dan capaian kinerja yang telah ditunjukkan.
“Kesempatan ini tidak mudah didapat. Ada proses panjang dan kepercayaan besar di dalamnya. Jangan disia-siakan,” pesan Gubernur, mengingatkan sahabat lamanya itu untuk terus menunjukkan dedikasi terbaik di bawah kepemimpinan Bupati Bone.
Pesan tersebut seolah menjadi pengikat antara masa lalu dan tanggung jawab masa kini sebuah pengingat bahwa perjalanan hidup selalu membawa konsekuensi atas setiap pilihan dan usaha.
Sementara itu, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM turut menegaskan bahwa penunjukan Andi Habibie sebagai Camat Tanete Riattang Timur bukan tanpa alasan. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan sebelumnya.
Sebelum menjabat sebagai camat, Andi Habibie dikenal berhasil menangani persoalan persampahan saat menjabat sebagai Kabid Tata Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone. Di tangannya, pengelolaan sampah dan penataan Kota Watampone menunjukkan kemajuan signifikan.
Bahkan, keberhasilan itu turut mengantarkan Kabupaten Bone meraih penghargaan Adipura sebagai 10 terbaik nasional dalam pengelolaan persampahan sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.
“Atas capaian itulah kami memberikan kepercayaan ini. Kecamatan Tanete Riattang Timur membutuhkan perhatian serius dalam persoalan kebersihan. Saya berharap amanah ini dijawab dengan kinerja terbaik,” tegas Bupati.
Bagi Andi Habibie, momen tersebut bukan hanya pertemuan biasa. Bertemu kembali dengan sahabat lama yang kini menjadi Gubernur, sekaligus menerima kepercayaan besar dari Bupati, menjadi energi baru dalam perjalanan pengabdiannya.
Ia mengaku pesan yang disampaikan menjadi motivasi kuat untuk terus bekerja lebih baik, membawa perubahan nyata bagi masyarakat. “Ini adalah dorongan besar bagi saya. Amanah ini akan saya jaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya penuh tekad.
Kini, di bawah kepemimpinannya, Kecamatan Tanete Riattang Timur diharapkan tidak hanya menjadi wilayah administratif semata, tetapi juga simbol perubahan—menuju kawasan yang lebih bersih, tertata, dan berdaya saing.
Dari satu bangku sekolah hingga panggung pengabdian, kisah ini menjadi bukti bahwa perjalanan hidup selalu menemukan jalannya dan pada akhirnya, kembali mempertemukan mereka yang siap mengemban tanggung jawab untuk masa depan daerah. (*)


Tinggalkan Balasan