BONE– Di kawasan Taman Arung Palakka, denyut kesiapsiagaan terasa berbeda. Sejumlah petugas tampak sigap, lalu lalang kendaraan terpantau tertib, sementara masyarakat yang melintas sesekali berhenti, sekadar memastikan kondisi tubuh tetap prima. Di titik inilah, wajah pelayanan publik hadir lebih dekat.

Kamis (19/3/2026), Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, turun langsung meninjau Pos Terpadu yang menjadi bagian dari rangkaian Operasi Ketupat 2026 yang digelar oleh Polres Bone. Peninjauan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan pengamanan menjelang malam takbiran hingga Hari Raya Idulfitri.

Di tengah kesibukan petugas, Wakil Bupati menyempatkan diri berdialog langsung, menanyakan kesiapan personel hingga fasilitas yang tersedia. Baginya, keberadaan pos terpadu bukan hanya simbol pengamanan, tetapi juga representasi pelayanan yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Petugas yang diberikan amanah harus bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idulfitri,” tegasnya.

Pos Terpadu di Taman Arung Palakka memang memegang peran strategis. Selain menjadi pusat pengendalian keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, pos ini juga menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemeriksaan tekanan darah hingga layanan medis dasar disediakan, menjadi solusi cepat bagi warga yang membutuhkan penanganan di tengah mobilitas tinggi saat mudik dan libur lebaran.

Bagi para pemudik maupun warga lokal, kehadiran pos ini memberi rasa tenang tersendiri. Di tengah hiruk pikuk perayaan, ada jaminan bahwa keselamatan dan kesehatan tetap menjadi prioritas.

Lebih dari itu, Wakil Bupati juga mengingatkan agar seluruh fasilitas yang ada dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Ia berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga suasana lebaran di Kabupaten Bone berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Di titik kecil bernama pos terpadu ini, makna kehadiran negara terasa nyata bukan hanya menjaga, tetapi juga melayani dengan sepenuh hati. (*)