BONE – Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, yang biasanya tenang, sempat diwarnai aktivitas balap liar yang meresahkan warga. Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama setelah personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Sat Sabhara Polres Bone turun langsung melakukan penertiban.

Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 05.30 Wita itu, petugas berhasil mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar.

Penertiban ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas tersebut, apalagi terjadi pada waktu subuh di bulan suci Ramadan.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan warga terkait dugaan balap liar serta pelanggaran lalu lintas di wilayah Desa Mallari.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang menyebut adanya dugaan balap liar di lokasi tersebut. Kendaraan mereka kami amankan dan dibawa ke Mapolres Bone untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Selain mengamankan kendaraan, personel kepolisian juga memberikan pembinaan langsung kepada para remaja yang berada di lokasi. Mereka diingatkan agar tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami memberikan pembinaan dan imbauan langsung di tempat agar para remaja ini tidak mengulangi perbuatannya yang dapat membahayakan keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lain,” tambahnya.

Menurut Musmulyadi, balap liar bukan sekadar pelanggaran aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki potensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang dapat berujung pada korban jiwa.

Karena itu, pihaknya terus meningkatkan patroli, khususnya pada waktu-waktu rawan, guna mencegah terjadinya kembali aksi serupa.

Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga menjelang subuh, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anaknya pada malam hari agar tidak terlibat dalam aksi balap liar,” ujarnya.

Di sisi lain, kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas serupa. Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan nyaman selama Ramadan,” pungkasnya. (*)