BONE–SDN 41 Mallari Kecamatan Awangpone kembali mengharumkan nama Kabupaten Bone di level nasional. Di bawah kepemimpinan Hj. Jumriati, S.Pd., M.Pd, sekolah yang berlokasi di wilayah pedesaan ini resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Pencapaian ini mengantar kepala sekolahnya menerima undangan khusus ke Jakarta untuk menerima penghargaan bergengsi tersebut.

Perjalanan menuju pengakuan nasional tidaklah singkat. Hj. Jumriati memulai langkah dari jenjang Adiwiyata Kabupaten, kemudian naik ke Adiwiyata Provinsi, yang semuanya berhasil dilalui dengan baik berkat kerja kolektif seluruh warga sekolah. Upaya konsisten itu terus mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bone, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, hingga kini pemerintah pusat.

Hj. Jumriati mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas anugerah nasional yang kini disandang SDN 41 Mallari. Baginya, keberhasilan tersebut tidak lahir dari kerja satu-dua orang, melainkan hasil sinergi seluruh komponen sekolah guru, siswa, komite, dan warga sekitar serta pembinaan intensif dari Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone.

“Ini adalah prestasi kolektif. Kami dibina, diarahkan, dan selalu didorong oleh pemerintah daerah, khususnya bapak Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin (BerAmal) yang terus menekankan pentingnya lingkungan bersih dan budaya hijau di sekolah,” ungkapnya.

Menakhodai SDN 41 Mallari sejak 2020, awalnya sebagai Plt., Hj. Jumriati baru definitif menjabat sebagai kepala sekolah pada September 2023. Meski demikian, sederet prestasi berhasil dipersembahkannya. Selain Adiwiyata, SDN 41 Mallari tercatat sebagai langganan juara pada berbagai ajang tingkat kabupaten. Antara lain Juara I Lomba Sekolah Sehat, Juara I Lomba Inovasi Sekolah 2023, Juara II Lomba P5, dan Terbaik II Kantin Sekolah Sehat.

Adiwiyata sendiri sudah menjadi budaya di sekolah ini sejak 2019 ketika pertama kali meraih penghargaan tingkat kabupaten. Kepemimpinan Hj. Jumriati melanjutkan fondasi itu dengan langkah terencana hingga akhirnya sekolah menembus Adiwiyata Provinsi 2023, dan kini Adiwiyata Nasional 2025.

Keberhasilan SDN 41 Mallari menjadi bukti bahwa kualitas dan komitmen lingkungan tidak ditentukan oleh lokasi sekolah. Dengan kepemimpinan yang visioner dan kerja sama yang solid, sekolah di pedesaan pun mampu tampil sejajar dan bahkan melampaui banyak sekolah lainnya di tingkat nasional. (*)