BONE–Angin perubahan mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone. Senin, 28 April 2025, bertempat di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Gedung H Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Setara Eselon IIb.

Para pejabat pratama datang dengan berbagai harapan, sekaligus kesiapan diri untuk menghadapi tantangan baru. Rotasi dan mutasi jabatan bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan juga ajang pembuktian kapasitas dan integritas.
Bupati Bone menyampaikan terima kasih kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran dan tim panitia seleksi yang telah bekerja sama memfasilitasi kegiatan ini. “Saya berharap melalui uji kompetensi ini, kita dapat melahirkan aparatur pemerintah yang berkompetensi tinggi dan berintegritas, untuk menjalankan roda pemerintahan yang efektif dan efisien,” ujar Andi Asman.
Bupati juga menekankan bahwa pelaksanaan uji kompetensi merupakan amanat regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, hingga Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019. Uji ini tidak hanya mengukur kemampuan teknis, tetapi juga potensi manajerial dan sosial-kultural para pejabat.
Namun, tantangan ke depan tidak ringan. Bupati Andi Asman dengan tegas mengingatkan bahwa setelah rotasi nanti, semua pejabat harus siap ditempatkan di mana saja. Mereka yang tidak mampu mencapai target kinerja atau target pendapatan asli daerah (PAD) akan dievaluasi secara periodik setiap tiga bulan. “Apabila dalam dua kali evaluasi periodik kinerjanya tetap buruk, saya pastikan akan menurunkan dari jabatan. Dan bagi yang merasa tidak sanggup, silakan ajukan surat pengunduran diri,” tegasnya.
Suasana hening sejenak saat Bupati mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, menandai secara resmi dibukanya pelaksanaan uji kompetensi tahun 2025. Sorot mata para peserta tampak membara antara harapan, tekad, dan kesiapan untuk membuktikan diri.
Uji kompetensi ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi tentang kesiapan membawa visi besar Kabupaten Bone: Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan (MABERRE).
Di tengah semangat itu, terpatri harapan baru: bahwa roda pemerintahan Bone akan terus berputar lebih kencang, lebih kokoh, dengan para pemimpin yang kompeten dan berkarakter. (*)



Tinggalkan Balasan