HeBONE — Upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ketertiban berlalu lintas terus digencarkan. Pada hari kedua pelaksanaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone menggelar Operasi Zebra Pallawa 2025 dengan menerapkan pola yang lebih proaktif, yaitu hunting system, pada Selasa (18/11/2025).
Pola hunting system ini merupakan kegiatan patroli keliling di mana petugas Kepolisian langsung menindak setiap pelanggar lalu lintas yang ditemukan di jalan raya. Langkah ini diambil untuk memastikan penegakan hukum yang efektif dan meningkatkan disiplin pengendara secara langsung.
Dari pantauan di lapangan, petugas Kepolisian mencatat total 35 pengendara yang dikenakan tindakan atas pelanggaran lalu lintas pada hari kedua operasi.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, merinci hasil tindakan yang dilakukan oleh personel:
ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement): 19 pelanggar
Tilang Manual: 1 tindakan
Teguran Lisan: 15 teguran
Total 35 pelanggar ini menjadi indikasi bahwa masih banyak pengendara yang perlu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
AKP Musmulyadi menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025, tindakan penegakan hukum tidak dilakukan semata-mata untuk sanksi, tetapi juga disandingkan dengan edukasi.
“Dalam pelaksanaan, selain memberikan tindakan, Personel juga memberikan edukasi, imbauan, dan juga teguran. Tujuannya, agar masyarakat pengendara dapat membudayakan ketertiban dan keselamatan berlalulintas,” ujar AKP Musmulyadi.
Petugas di lapangan dilaporkan melaksanakan kegiatan dengan pendekatan yang humanis. Mereka secara aktif memberikan edukasi dan imbauan penting kepada masyarakat agar selalu:
Tertib berlalu lintas.
Mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.
Melengkapi surat-surat kendaraan.
Tidak melakukan pelanggaran di jalan raya.
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang stabil dan kondusif di wilayah Kabupaten Bone. Diharapkan, dengan intensitas operasi dan edukasi yang diberikan, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat. (*)



Tinggalkan Balasan