BONE – SMP Islam Athirah Bone menggelar program pendidikan Bela Negara bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1407/Bone. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29–31 Oktober 2026, ini dipusatkan di Desa Lemo Ape, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone.

Sebanyak 65 peserta didik kelas IX mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi 12 orang guru. Pelatihan yang dipandu langsung oleh personel TNI AD ini bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, serta membentuk karakter pelajar yang unggul, tangguh, dan memiliki kecintaan terhadap Tanah Air.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah III, Syamsul Bahri, secara resmi membuka kegiatan melalui upacara pelepasan peserta di lapangan olahraga Sekolah Islam Athirah Bone, Kamis (29/10).

Dalam amanatnya, Syamsul menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental generasi muda dalam menghadapi tantangan serta persaingan global. Menurutnya, generasi yang kuat, cerdas, dan disiplin merupakan salah satu kunci kemajuan bangsa.

“Negara ini membutuhkan generasi yang siap dan tangguh. Kalian dipersiapkan untuk membela negara. Mengapa negara seperti Cina bisa maju dan menduduki peringkat atas PISA maupun unggul di bidang olahraga? Karena generasinya kuat, cerdas, memiliki kesadaran tinggi, serta disiplin yang luar biasa. Di sana, setiap angkatan dipersiapkan melalui program bela negara,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadi generasi yang mudah mengeluh. Sebaliknya, para siswa diharapkan mampu memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk menempa diri, membangun mental tangguh, dan meningkatkan kedisiplinan.

“Kegiatan di asrama saja belum cukup kuat untuk membentuk jiwa-jiwa pembela negara, sehingga kita masih membutuhkan bantuan dari bapak-bapak TNI. Luruskan niat kalian. Dari sini, kita berharap akan lahir pemimpin-pemimpin hebat yang memiliki pribadi kuat,” tambahnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan dan aktivitas yang berorientasi pada pembentukan karakter. Materi tersebut meliputi briefing perilaku, Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), Latihan Baris-Berbaris (LBB), jurit malam, hingga berbagai permainan yang mengasah kemampuan kerja sama tim.

Rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan secara disiplin dan bertanggung jawab.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Islam Athirah Bone, Rezky Angraeni, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Kodim 1407/Bone merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap pembinaan generasi penerus bangsa.

Pihak sekolah berharap program ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik, tidak hanya dalam hal kedisiplinan, tetapi juga dalam membangun jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat bela negara.

SMP Islam Athirah Bone pun menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan dan mengembangkan program pendidikan Bela Negara secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan cinta Tanah Air. (*)