BONE–Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kodim 1407/Bone mengambil langkah sigap demi memastikan situasi keamanan di Bumi Arung Palakka tetap aman dan kondusif. Sebanyak 200 personel TNI disiagakan dan disebar di seluruh wilayah jajaran Kodim 1407/Bone sebagai bentuk komitmen menjaga kenyamanan masyarakat selama momentum Nataru.

Personel tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari gereja-gereja, pusat keramaian, terminal, pelabuhan, jalur transportasi, hingga posko-posko pengamanan yang telah disiapkan. Kehadiran aparat TNI di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, khususnya bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal, serta masyarakat yang merayakan pergantian tahun.

Komandan Kodim (Dandim) 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, menegaskan bahwa pengamanan Nataru menjadi prioritas utama jajaran Kodim sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga stabilitas wilayah.

“Kami menyiagakan sekitar 200 personel yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Kodim 1407/Bone. Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal, serta masyarakat yang merayakan pergantian tahun,” ujar Letkol Laode, Senin (22/12/2025).

Di Makodim 1407/Bone, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus tampak mengenakan seragam dinas lengkap. Ia terlihat aktif memberikan pengarahan kepada prajuritnya, menekankan pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, dan profesionalisme selama pelaksanaan pengamanan Nataru.

Menurutnya, pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak dilakukan secara parsial, melainkan terpadu dan humanis, dengan melibatkan sinergi bersama Polres Bone, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

“Keamanan dan toleransi harus berjalan beriringan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati antarumat beragama,” tegasnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kodim 1407/Bone itu menginstruksikan seluruh Babinsa agar aktif menjalin koordinasi dengan Polri, pemerintah desa dan kecamatan, tokoh agama, serta elemen masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

“Koordinasi dan komunikasi harus terus diperkuat agar potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” tambahnya.

Selain penjagaan di titik-titik vital, personel Kodim 1407/Bone juga melaksanakan patroli rutin, baik secara terbuka maupun tertutup, selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung.

Pada momentum akhir tahun ini, Dandim 1407/Bone turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan dan kerukunan.

“Mari kita jadikan Natal dan Tahun Baru sebagai momentum memperkuat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis perayaan Nataru 2026 di Bone dapat berjalan aman, lancar, dan damai,” tandasnya.

Dengan menempatkan keamanan dan nilai toleransi sebagai fondasi utama, Kodim 1407/Bone berharap suasana damai dan harmonis dapat terus terjaga, menjadikan perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai momentum kebersamaan seluruh masyarakat Kabupaten Bone.