BONE– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, 8 Mei 2026, tak hanya membuat sejumlah kawasan terendam banjir, tetapi juga menguji kesiapsiagaan aparat di lapangan. Di tengah cuaca ekstrem yang berlangsung sejak semalaman, jajaran Kodim 1407/Bone bergerak cepat memastikan masyarakat tetap aman.

Instruksi siaga langsung dikeluarkan Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, kepada seluruh Babinsa di jajaran Koramil untuk turun memantau kondisi wilayah binaan masing-masing.

Sejak pagi buta, para Babinsa terlihat menyisir desa-desa yang rawan terdampak banjir, genangan air, pohon tumbang hingga potensi longsor. Mereka tak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan membantu warga yang mulai kesulitan akibat naiknya debit air.

Di sejumlah titik, personel Kodim 1407/Bone tampak ikut mengevakuasi barang-barang rumah tangga milik warga ke tempat yang lebih aman agar tidak rusak terendam banjir. Kehadiran aparat TNI di tengah kondisi darurat itu memberi rasa tenang bagi masyarakat yang terdampak.

“Begitu mendapat informasi hujan deras semalaman, saya langsung memerintahkan seluruh jajaran untuk memantau wilayah binaan masing-masing,” ujar Letkol Inf Laode Muhammad Idrus.

Menurutnya, Babinsa memang harus selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika kondisi cuaca berpotensi memicu bencana alam.

“Kita ingin memastikan kondisi masyarakat aman dan apabila ada kendala di lapangan bisa segera ditangani,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa deteksi dini dan respons cepat menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak yang lebih besar. Karena itu, seluruh personel diminta tetap siaga memantau perkembangan cuaca dan kondisi masyarakat.

Selain melakukan pemantauan, jajaran Kodim 1407/Bone juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di daerah rendah dan di sekitar aliran sungai yang rawan meluap saat hujan deras terjadi dalam waktu lama.

Bagi warga, kehadiran Babinsa di tengah kondisi banjir menjadi bentuk nyata kepedulian aparat terhadap masyarakat.

“Air mulai masuk rumah, jadi kami sangat terbantu karena anggota TNI ikut membantu angkat barang-barang,” ujar salah seorang warga terdampak banjir.

Hal senada disampaikan Nurafni, warga lainnya yang mengaku merasa lebih tenang karena aparat TNI terus memantau kondisi warga di lapangan.

“Kami merasa lebih tenang karena ada Babinsa yang terus memantau kondisi warga,” katanya.

Di tengah derasnya hujan dan genangan yang terus meningkat di beberapa wilayah, kesiapsiagaan jajaran Kodim 1407/Bone menjadi gambaran bagaimana sinergi dan kehadiran aparat di lapangan mampu memberi rasa aman bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana. (*)