BONE– Lapangan Merdeka Watampone menjadi saksi bagaimana semangat pendidikan dirayakan dengan penuh khidmat. Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu, 2 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Bone tidak sekadar menggelar upacara bendera, tetapi juga meneguhkan komitmen besar membangun masa depan sumber daya manusia.

Di tengah barisan peserta upacara, kebahagiaan terasa lebih kuat bagi keluarga besar Universitas Cahaya Prima (Uncapi). Perguruan tinggi swasta yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. Andi Cahaya, M.Si itu menorehkan langkah strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Bone.

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh H. Andi Asman Sulaiman bersama Rektor Uncapi, sebagai bentuk kolaborasi dalam menyukseskan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini menjadi jembatan penting bagi masyarakat mengakui capaian pembelajaran dari pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal sebagai dasar melanjutkan pendidikan formal.

Bagi banyak warga Bone, RPL bukan sekadar program, tetapi peluang kedua. Ia membuka pintu bagi mereka yang pernah terhenti di tengah jalan, memberi ruang untuk kembali melangkah tanpa harus memulai dari nol.

Momentum itu semakin bermakna ketika Bupati Bone menyerahkan piagam penghargaan kepada Uncapi. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi nyata kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bone.

Bupati tidak hanya berbicara sebagai pemimpin daerah, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar kampus. Ia mengenang perjalanannya sebagai alumni STIA Prima Bone cikal bakal Uncapi yang kini telah berkembang menjadi universitas.

Dari pengalaman itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak lagi ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Akses pendidikan, menurutnya, kini bukan lagi hambatan. Kampus telah hadir lebih dekat, membuka peluang yang sama bagi semua lapisan masyarakat.

Di tengah gema upacara dan kibaran bendera, pesan itu terasa sederhana namun kuat: pendidikan adalah jalan perubahan. Dan di Bone, jalan itu kini semakin terbuka lebar melalui sinergi pemerintah dan perguruan tinggi, melalui komitmen, dan melalui harapan yang terus tumbuh di setiap generasi. (*)