
Watampone — Udara pagi yang sejuk di sekitar Lapangan Merdeka Watampone, Rabu (3/12/2025), menjadi saksi rutinitas sederhana namun penuh makna yang dilakukan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman. Mengenakan pakaian olahraga santai, Orang Nomor Satu di Bumi Arung Palakka itu kembali meluangkan waktu untuk berolahraga pagi sambil menyapa masyarakat yang juga memanfaatkan momen serupa.
Namun, agenda pagi tersebut bukan sekadar jalan sehat. Sambil berjalan, Bupati Asman memanfaatkan waktunya untuk memantau kondisi kebersihan kota dan memastikan sejumlah fasilitas publik tetap terjaga. Fokus utamanya kali ini tertuju pada proses pembenahan Taman Bunga Arung Palakka, ikon ruang terbuka hijau kebanggaan warga Watampone.
Sesampainya di area taman, Bupati Asman terlihat berhenti sejenak, memperhatikan detail pengerjaan yang sedang berlangsung. Ia kemudian memanggil Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Andi Habibie, untuk memastikan proses pembenahan berjalan sesuai harapan.
“Taman Arung Palakka ini adalah ikon kota Watampone. Kita ingin tempat ini menjadi spot kebanggaan masyarakat maupun tamu dari luar daerah,” tegasnya.
“Kita mau lokasi ini benar-benar menjadi tempat bersantai yang nyaman, jadi harus dibenahi dengan baik dan dipercantik.”
Menurut Bupati, penataan ruang terbuka hijau tak hanya soal keindahan visual, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik sehat dan nyaman. Taman Arung Palakka, yang kerap menjadi tempat berkumpul warga, menjadi prioritas penataan agar semakin ramah bagi keluarga, anak-anak, hingga wisatawan.
Di sepanjang jalur olahraga, Bupati Asman juga sesekali memberi arahan kepada petugas kebersihan yang ditemuinya. Sikapnya yang turun langsung memantau kondisi kota bukan hal baru baginya, pelayanan terbaik tercipta ketika pemerintah hadir melihat langsung kebutuhan masyarakat.
Rutinitas olahraga pagi itu pun berakhir dengan senyuman dan sapaan hangat kepada warga yang melintas. Sebuah pagi sederhana yang kembali menunjukkan bahwa perhatian terhadap lingkungan hidup tidak harus selalu lahir dari rapat formal tetapi bisa dimulai dari langkah-langkah kecil, termasuk dari olahraga pagi sang pemimpin daerah. (*)



Tinggalkan Balasan