BONE–Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Bone yang berlangsung di Aula Lateya Riduni, Rabu, 31 Desember 2025, menyimpan makna lebih dari sekadar rotasi jabatan.

Di tengah mutasi yang menyentuh berbagai level birokrasi, satu sosok menjadi perhatian khusus. Dia adalah Esau Stevanus Jacub Huwae, S.IP., M.Si, yang resmi dilantik dan mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bone, sebuah posisi strategis setingkat eselon IIb.

Pelantikan Esau menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjunjung tinggi prinsip inklusivitas dan profesionalisme. Di daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam, latar belakang agama dan suku tidak menjadi penghalang bagi Esau untuk meniti karier hingga jabatan pimpinan tinggi pratama.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman secara tegas menunjukkan bahwa kepemimpinannya berdiri di atas nilai persatuan, kesetaraan, dan meritokrasi. Menurutnya, perbedaan suku, ras, maupun agama tidak pernah menjadi ukuran dalam menentukan jabatan.

“Siapa pun yang memiliki potensi, kompetensi, dan kemauan untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, akan diberikan perlakuan yang sama. Minoritas tidak menjadi penghalang,” tegas Bupati.

Pelantikan ini sekaligus menjadi pesan moral bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bone bahwa prestasi, integritas, dan kinerja adalah kunci utama dalam pengembangan karier. Pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi ASN yang ingin berkembang dan mengabdi secara profesional.

Di akhir tahun 2025, momen pelantikan ini tidak hanya menandai perubahan struktur birokrasi, tetapi juga mempertegas wajah kepemimpinan Kabupaten Bone yang berkeadilan, terbuka, dan menghargai keberagaman. Sebuah pesan bahwa pemerintahan hadir untuk semua, tanpa sekat perbedaan. (*)