
BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pesta Panen Mallemmang yang digelar masyarakat Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Ahad (4/10/2026).
Pesta panen tersebut berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Kegiatan menjadi momentum syukuran masyarakat atas hasil panen sekaligus ajang mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga.

Kedatangan Bupati Bone bersama rombongan disambut hangat tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta warga yang telah berkumpul di lokasi acara. Kemariahan pesta panen turut diwarnai pertunjukan seni budaya tradisional khas Bugis. Anak-anak hingga penari tampil mengenakan pakaian adat lengkap dengan atribut khas pesta panen, seperti sarung sabbe dan perlengkapan menumbuk padi.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada para petani dan seluruh pihak yang selama ini berperan dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Bone. Ia menekankan pentingnya mempertahankan tradisi dan semangat gotong royong di tengah perkembangan zaman.
“Saya ke sini sudah empat kali. Hari ini salah satu wujud kesyukuran warga atas panennya. Ini suatu wujud kebersamaan dan rasa syukur, pesta rakyat dan pesta panen Mallemmang,” kata Andi Asman.
Menurutnya, tradisi pesta panen yang telah dijalankan masyarakat Mattiro Deceng perlu terus dijaga agar tidak hilang. “Tradisi ini jangan dilupakan, dipelihara bersama sehingga masyarakat mensyukuri hasil panennya, meskipun dalam keadaan kering,” ujarnya.
10 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Sungai Walannae
Selain kegiatan syukuran, Pesta Panen Mallemmang juga diisi aksi pelestarian lingkungan melalui penebaran atau restocking ikan ke perairan umum. Sebanyak 10 ribu bibit ikan nila dan ikan mas dilepasliarkan ke Sungai Walannae. Bibit tersebut terdiri atas 8.000 ekor ikan nila dan 2.000 ekor ikan mas yang berasal dari Balai Benih Ikan (BBI) Amali.
Bupati Bone bersama jajaran pejabat daerah dan aparat TNI-Polri turun langsung ke tepi sungai untuk melakukan penebaran bibit ikan secara massal. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggantungkan sebagian aktivitasnya pada sumber daya sungai.
Keseruan juga terlihat ketika warga menunjukkan hasil tangkapan ikan dari Sungai Walannae. Bupati Bone tampak antusias melihat dan memperlihatkan ikan air tawar berukuran besar hasil tangkapan warga.
Pompanisasi Bantu Petani Hadapi Kemarau
Kepala Desa Mattiro Deceng, Abdul Kadir, mengatakan kehadiran Bupati Bone dalam pesta panen tersebut bukan kali pertama. Menurutnya, tradisi pesta panen telah berlangsung sejak Andi Asman masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone dan terus dilaksanakan masyarakat setiap tahun, termasuk ketika musim kemarau.
“Kegiatan ini dimulai sejak kehadiran pertama Bupati Bone saat masih menjabat sebagai Kadis Pertanian. Sejak itu rutin kami laksanakan. Sekalipun di musim kemarau, syukuran tetap dilaksanakan,” kata Abdul Kadir.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pompanisasi yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat, khususnya petani yang berada di sekitar pesisir Sungai Walannae.
Menurut Abdul Kadir, bantuan tersebut sangat membantu petani menghadapi musim kemarau panjang sehingga lahan pertanian di Desa Mattiro Deceng masih dapat berproduksi.
“Alhamdulillah, petani Mattiro Deceng tidak gagal total pada musim kemarau panjang ini berkat bantuan yang telah disalurkan,” ujarnya.
Abdul Kadir mewakili masyarakat Desa Mattiro Deceng juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone yang telah empat kali hadir dan membersamai warga dalam pelaksanaan pesta panen.
Pemkab Janjikan Perhatian untuk Lahan Tadah Hujan
Sementara itu, Andi Asman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian terhadap wilayah pertanian tadah hujan di Kabupaten Bone. “Semua lokasi tadah hujan diberikan bantuan bor, semua tanpa terkecuali,” katanya.
Selain sektor pertanian, perhatian pemerintah juga diarahkan pada pembangunan infrastruktur desa. Andi Asman menyebut pembangunan jalan di Desa Mattiro Deceng akan terus didorong secara bertahap, termasuk peningkatan kualitas jalan dari paving block hingga pengaspalan jika memungkinkan. “Apresiasi kebersamaan warga desa ini. Kami beri satu kilo paving block. Jika perlu aspal juga nantinya,” ucapnya.
Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama
Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah daerah, dalam rangkaian acara juga dilakukan penyerahan piala serta hadiah kepada warga. Salah satu hadiah utama yang disiapkan berupa dua paket umrah beserta perlengkapan perjalanan. Penyerahan hadiah tersebut disambut antusias dan haru oleh para penerima serta warga yang menyaksikan.
Andi Asman juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Kecamatan Libureng. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan berbagai program pemerintah. “Meskipun segudang program, jika tidak ada dukungan dari masyarakat, saya tidak bisa berdiri di sini tanpa dukungan dari kita semua,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mattiro Deceng dan masyarakat yang tetap mempertahankan tradisi pesta panen sebagai bagian dari budaya dan kehidupan sosial masyarakat. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bone mengapresiasi langkah kepala desa dan warga Mattiro Deceng atas menjaga tradisi pesta panen. Jika perlu ke depan lebih meriah lagi. Terima kasih atas undangannya,” tuturnya.
Pesta Panen Mallemmang kemudian ditutup dengan foto bersama masyarakat, jajaran penggerak PKK, serta pejabat Pemerintah Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut diharapkan terus dilestarikan sebagai tradisi budaya sekaligus menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan mendukung kehidupan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (*)


Tinggalkan Balasan