BONE–Kantor DPRD Bone di Jl. Reformasi, sebuah peristiwa penting dalam rangkaian pembangunan Kabupaten Bone kembali digelar. Rapat Paripurna DPRD Bone, Rabu, 16 April 2025 menjadi saksi atas penandatanganan nota kesepakatan rencana awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bone tahun 2025–2029.

Hadir langsung Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM., dalam forum yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan, menandai komitmen Pemerintah Daerah dalam menyelaraskan visi-misi pembangunan dengan semangat kolaborasi legislatif.

Bupati Bone menyampaikan harapannya agar momentum paripurna ini bisa menjadi titik tolak perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan bersinergi.

“Momentum paripurna ini diharapkan dapat memantapkan langkah dan sinergitas kita dalam mewujudkan perencanaan pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Bone, guna mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bone,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa dokumen awal RPJMD 2025–2029 merupakan hasil interpretasi dari visi-misi BERAMAL yang diembannya, menjadi panduan utama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan Kabupaten Bone lima tahun ke depan.

Namun, suasana paripurna sempat memanas ketika A. Idris Rahman, anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, menyuarakan interupsinya. Ia mengungkapkan rendahnya kehadiran anggota dewan dalam rapat penting tersebut. Hanya 15 dari total 45 anggota DPRD yang hadir.

“Forum rapat paripurna ini seharusnya kuorum, karena RPJMD ini nantinya akan memuat APBD selama lima tahun. Marwah lembaga ini harus dijaga. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas A. Idris Rahman, menyiratkan kekecewaannya.

Menanggapi hal itu, pimpinan rapat Irwandi Burhan menyatakan bahwa meskipun saran dari Idris sangat baik dan benar, proses penyusunan RPJMD masih panjang dan masih akan melewati tahapan lebih lanjut. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Bone yang tetap konsisten hadir dalam setiap agenda paripurna.

“Kami mengapresiasi Forkopimda Bone yang selalu hadir dalam undangan rapat paripurna. Semoga kita terus bersinergi menjalankan fungsi dan tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya,” ucap Irwandi.

Rapat paripurna kali ini memang belum sempurna dari sisi kehadiran, namun semangat menyusun arah pembangunan jangka menengah Kabupaten Bone terus menggelora. Di balik perdebatan, tersimpan harapan agar dokumen RPJMD 2025–2029 ini tak sekadar menjadi lembaran kebijakan, tetapi menjadi pedoman kerja nyata menuju Bone yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera. (*)