BONE – Koperasi Mahasiswa (Kopma) IAIN Bone kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing melalui pelatihan bertajuk Diklatmenkop, sebuah pelatihan tingkat menengah yang diselenggarakan khusus bagi anggota aktif. Kegiatan ini dilangsungkan di Balai Desa Awo dan diikuti oleh 12 orang peserta terpilih.

Dengan mengusung semangat pemberdayaan anggota, Diklatmenkop tak hanya berfokus pada penguatan pengetahuan koperasi, tetapi juga membuka wawasan peserta terhadap dunia kewirausahaan dan pengembangan diri (self development). Para peserta mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif melalui penyampaian materi aplikatif, studi kasus bisnis, hingga simulasi kewirausahaan yang menggugah pola pikir inovatif.

Ketua Kopma IAIN Bone, Muh. Farid Muntashir, menyampaikan bahwa Diklatmenkop merupakan bentuk nyata dari upaya pembinaan kader-kader koperasi yang siap membawa perubahan. “Membangun koperasi yang kokoh harus dimulai dari individu yang memiliki growth mindset, wawasan luas, serta semangat kolaborasi. Inilah visi yang ingin kami tanamkan melalui pelatihan ini,” ujarnya.

Tak hanya dihadiri oleh pengurus internal Kopma, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan kampus. Prof. Dr. Sarifa Suhra, S.Ag., M.Pd.I, selaku Wakil Rektor III IAIN Bone, hadir membuka secara resmi Diklatmenkop. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif Kopma dan mendorong para peserta agar tidak hanya menjadi pelaku koperasi, tetapi juga calon-calon pengusaha muda yang memiliki karakter kuat dan etos kerja tinggi.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ilmu yang kalian dapatkan hari ini adalah bekal untuk masa depan. Jangan hanya jadi penonton, jadilah pelaku yang berani berinovasi dan membuka lapangan kerja,” tegasnya di hadapan peserta.

Materi yang disajikan selama pelatihan mencakup tiga pilar utama: koperasi, entrepreneurship, dan pengembangan diri. Para pemateri yang dihadirkan merupakan praktisi dan akademisi berpengalaman, sehingga diskusi berjalan dinamis dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan, namun juga mempererat solidaritas antaranggota Kopma. Dengan pendekatan pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning), peserta merasakan langsung pentingnya kerja tim, komunikasi efektif, dan manajemen diri dalam konteks kehidupan berorganisasi maupun dunia usaha.

Melalui Diklatmenkop, Kopma IAIN Bone menegaskan perannya sebagai inkubator kepemimpinan muda yang berorientasi pada kemandirian ekonomi berbasis kebersamaan. Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam membentuk anggota yang tidak hanya cakap dalam teori, tetapi juga siap beraksi di lapangan sebagai pelopor koperasi masa depan dan pelaku usaha yang berjiwa sosial. (*)