Bone — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak Jumat malam menyebabkan air sungai meluap hingga merendam sejumlah titik pemukiman warga. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Dusun Cempaniga, Desa Libureng, Kecamatan Tonra.

Melihat kondisi tersebut, para Babinsa dari Kodim 1407/Bone tak tinggal diam. Meskipun hujan belum juga reda, para prajurit TNI ini langsung turun ke lapangan untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Dengan perlengkapan seadanya, mereka tetap sigap menyusuri jalan-jalan yang tergenang air untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak atau memerlukan evakuasi darurat.

Dandim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Babinsa di wilayah kerjanya untuk bergerak cepat dan tanggap menghadapi kondisi darurat ini.

“Saya instruksikan agar seluruh Babinsa terus bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan bencana ini. Pastikan masyarakat mendapat informasi yang jelas dan selalu waspada terhadap potensi banjir yang dapat terjadi kapan saja,” tegas Letkol Inf Laode Muhammad Idrus dalam arahannya.

Tak hanya melakukan patroli rutin, Babinsa juga aktif memberikan imbauan kepada warga agar selalu siap siaga dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Warga diminta tidak mendekat ke aliran sungai yang airnya terus meningkat dan segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman jika debit air kian bertambah.

Danramil 1407-16/Tonra, yang turun langsung bersama para Babinsa ke lokasi banjir, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga keselamatan warga.

“Kami terus memantau dan memastikan masyarakat tetap aman. Kami juga menghimbau agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi banjir yang masih bisa terjadi,” ujarnya dari lokasi peninjauan.

Hingga berita ini ditulis, Danramil dan Babinsa Kodim Bone masih bersiaga di titik-titik rawan banjir. Mereka juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat kecamatan, dan relawan setempat untuk memastikan jalur evakuasi tersedia dan kebutuhan darurat warga terdampak dapat segera ditangani.

Di tengah cuaca yang tak menentu, semangat gotong royong dan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko. Babinsa Kodim 1407/Bone pun bertekad tetap berada di garda terdepan membantu warga menghadapi bencana banjir yang dapat datang kapan saja.(*)