BONE–Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar di Kabupaten Bone dan menyampaikan pesan penting terkait dinamika internal partai, khususnya menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Minggu, 16 November 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasi besar atas kinerja Ketua DPD II Golkar Bone yang dinilainya berhasil menyelenggarakan kegiatan HUT Golkar dengan penuh makna dan persiapan yang baik. “Saya harus mengatakan bahwa saya mengapresiasi kerja-kerja Ketua DPD II Bone yang telah berhasil menggelar acara harlah ke-61 dengan baik. Ini bukti bahwa apa yang diinginkan Ketua Umum Partai Golkar benar-benar terlihat,” ungkapnya.
Taufan Pawe kemudian menyinggung dinamika-dinamika yang sempat terjadi di internal Golkar. Ia mencontohkan bagaimana masa lalu sempat memperlihatkan gesekan antara dua tokoh Golkar, namun justru memperkuat makna kedewasaan politik. “Coba bayangkan, bagaimana dulu perseteruannya NH dengan Saya. Hahaha. Tapi itulah Golkar, tidak sah kalau tidak berdinamika,” katanya, kembali memancing tawa.
Terkait pelaksanaan Musda, Taufan menegaskan bahwa forum tertinggi tingkat daerah itu harus dilaksanakan dengan suasana yang kondusif dan menjunjung prinsip kebersamaan. “Musda itu hanya bisa terlaksana kalau semuanya sudah baik-baik saja. Tidak mungkin Musda dilakukan dalam kegaduhan, semua harus baik-baik dulu,” tegas mantan Wali Kota Parepare dua periode itu.
Ia juga menyampaikan bahwa masa kepengurusan DPD I Bone akan berakhir pada 19 November, sehingga keputusan selanjutnya sepenuhnya menunggu arahan dari DPP.
“Pokoknya SK pengurus akan berakhir tanggal 19 ini, dan kita tunggu saja keputusan dari DPP apakah harus di-PLT atau dilanjutkan. Bagi saya semua baik-baik saja, tinggal kita lihat nanti apa perintah DPP,” jelasnya.
Di akhir pernyataan, Taufan Pawe menegaskan kembali bahwa Golkar adalah rumah besar yang tetap harus dijaga melalui komunikasi, disiplin, loyalitas, dan kebersamaan. (*)



Tinggalkan Balasan