
BONE– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan politik masyarakat melalui kegiatan Pendidikan Politik bertema “Etika dan Budaya Politik Lokal dalam Bingkai Demokrasi”. Kegiatan ini digelar di Hotel Helios, Watampone, Selasa, 16 Desember 2025, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang.
Ketua Panitia Pelaksana, Salim Said, menyampaikan bahwa pendidikan politik ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar sebagai partai kader untuk terus membuka diri dan mendorong masyarakat agar melek politik. Menurutnya, Golkar tidak hanya hadir sebagai kekuatan elektoral, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran politik yang beretika dan berbudaya.
“Kegiatan ini adalah ruang dialog dan pembelajaran. Partai Golkar selalu membuka diri, siapa pun yang ingin belajar dan terlibat dalam politik yang sehat,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bone, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan politik ini menghadirkan narasumber lokal yang kompetensinya tidak diragukan. Mereka dinilai memahami secara mendalam dinamika dan karakter politik lokal Bone.
Para narasumber tersebut antara lain Dr. Aksi Hamzah, M.Si, akademisi sekaligus mantan Komisioner KPU Bone; Dr. H. Firman Batari, MH, praktisi hukum dan pelaku politik yang pernah menjadi bagian dari Partai Golkar; Dr. Andi Sugirman, MH, akademisi Hukum Tata Negara IAIN Bone; serta Drs. Andi Amran, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bone.
Mantan Bupati Bone dua periode ini juga mengungkapkan bahwa di penghujung tahun, Partai Golkar memiliki dua agenda besar, yakni Pendidikan Politik dan Focus Group Discussion (FGD). Kedua agenda tersebut diarahkan untuk merespons adanya pergeseran nilai etika dalam praktik demokrasi.
“Ada pergeseran nilai terhadap etika dalam mengakselerasi demokrasi. Kita ingin ada rekomendasi yang lahir dan tetap berada dalam koridor yang benar. Karena itu, narasumber yang dihadirkan benar-benar memahami kondisi politik lokal Bone,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan lanjutan akan difokuskan pada penguatan internal partai melalui peningkatan kelembagaan dengan menghadirkan praktisi dan akademisi, agar kader Golkar ke depan semakin kompeten dan siap menghadapi tantangan politik.
Pendidikan politik ini diikuti sekitar 80 peserta. Andi Fahsar berharap, kegiatan ini murni menjadi sarana penambahan wawasan politik dan melahirkan hubungan timbal balik antara peserta dan narasumber.
“Kalau ada magnet dan ketertarikan, Partai Golkar terbuka lebar. Narasumber kita bukan hanya doktor secara akademik, tetapi juga berpengalaman sebagai pelaku politik dan penyelenggara pemilu,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Partai Golkar selalu berjalan beriringan dengan pemerintah daerah. Dalam situasi kebijakan yang sulit sekalipun, Golkar siap mengambil peran menjaga stabilitas dan kemajuan Bone.
“Prestasi yang harus dicapai ke depan harus lebih besar lagi. Manfaatkan kesempatan ini sebagai bekal mengawal pembangunan daerah,” pesannya kepada peserta.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah mengambil bagian penting dalam pendidikan politik, sekaligus atas dukungan yang diberikan kepada pemerintahan BerAmal.
Ia menekankan bahwa generasi penerus harus menjadi bagian dari partai politik, karena pemerintahan dan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kebijakan politik.
“Gunakan kesempatan ini untuk menambah wawasan. Politik adalah instrumen penting dalam pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah komitmen pembangunan yang dilanjutkan oleh pemerintahan BerAmal sebagai estafet dari kepemimpinan sebelumnya, termasuk komitmen pelayanan kesehatan melalui program UHC Istimewa, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dengan alokasi Rp80 miliar di APBD, serta tambahan Rp48 miliar bantuan keuangan pada APBD Perubahan.
“Mudah-mudahan bisa kita kerjakan hingga 100 kilometer jalan per tahun,” harapnya.
Ia turut menyampaikan penghargaan kepada pemimpin sebelumnya yang telah meletakkan fondasi pembangunan, termasuk pembangunan Bandara Arung Palakka yang saat ini tengah memasuki tahap perluasan runway.
Selain itu, sejumlah proyek strategis juga menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya proyek industri kampung nelayan di Kajuara serta rencana pembangunan SMA Taruna Nusantara, yang diharapkan menjadi pengungkit kualitas sumber daya manusia Bone ke depan.
Melalui pendidikan politik ini, Partai Golkar Bone tidak hanya meneguhkan eksistensinya sebagai partai kader, tetapi juga memperkuat perannya dalam menumbuhkan demokrasi yang beretika, berbudaya, dan berpihak pada kemajuan daerah. (*)



Tinggalkan Balasan