BONE – Manager Cabang Olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bone, Aswardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan 15 atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII yang diselenggarakan di Kabupaten Bone. Persiapan dilakukan melalui latihan intensif secara rutin selama satu tahun terakhir.

Aswardi menjelaskan, terdapat tiga kategori yang dipertandingkan dalam cabang olahraga panjat tebing, yakni Lead (kesulitan), Boulder (jalur pendek tanpa menggunakan tali dengan pengamanan matras), serta Speed (kecepatan).

Dari ketiga kategori tersebut, FPTI Bone terus mematangkan persiapan atlet melalui program latihan dan pemusatan latihan atau training center (TC) yang saat ini masih berjalan.

“Ya, kami sendiri dari pengurus telah melakukan latihan intens secara rutin satu tahun belakangan. Jadi, para atlet saat ini sementara menjalani TC yang masih berjalan,” ungkap Aswardi.

Ia menyebutkan, sebanyak 15 atlet yang disiapkan terdiri atas sembilan atlet putra dan enam atlet putri. Seluruh atlet tersebut diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik saat berlaga di Porprov XVIII.

Meski demikian, secara organisasi FPTI Bone tidak menetapkan target perolehan medali. Hal tersebut mempertimbangkan kondisi fasilitas latihan serta peta persaingan dengan daerah lain, khususnya pada kategori Lead.

Menurut Aswardi, persaingan pada kategori Lead diperkirakan cukup berat karena sejumlah daerah lain dinilai memiliki kekuatan yang lebih kompetitif. Sementara itu, kategori Boulder menjadi salah satu nomor yang dinilai memiliki peluang, meskipun fasilitas pendukung untuk nomor tersebut belum tersedia secara memadai. “Kalau target sendiri, kami tetap sesuai dengan petunjuk dari Ketua FPTI Bone, dalam hal ini Bapak Asrianto, bahwa kami tidak menargetkan medali. Salah satu pertimbangannya karena venue yang tersedia hanya untuk kategori Lead,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan bagi atlet untuk berlatih pada nomor Boulder dan Speed. Selama ini, latihan lebih banyak difokuskan pada kategori Lead.

Kendati demikian, Aswardi tetap menyimpan harapan agar para atlet mampu memberikan hasil terbaik, khususnya pada nomor yang dinilai memiliki peluang untuk bersaing. “Kalau saya sendiri sebagai manajer, tentu punya target. Namun, secara organisasi kami tidak memasang target medali. Secara pribadi, masing-masing atlet pasti memiliki target. Namanya latihan, tentu kita punya target,” tegasnya.

Dengan persiapan yang telah dilakukan selama setahun terakhir dan TC yang masih berlangsung, FPTI Bone berharap para atlet dapat tampil maksimal serta memanfaatkan kesempatan bertanding di hadapan publik sendiri pada ajang Porprov XVIII. (*)