BONE–Rumah Jabatan Bupati Bone, Jl. Petta Ponggawae, Senin (1/9/2025), terasa berbeda. Sejak pukul 16.30 WITA, halaman rumah jabatan mulai dipadati tamu istimewa. Mereka adalah jajaran Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Kabupaten Bone, yang datang untuk bersilaturahmi dengan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M.

Kedatangan rombongan Forbes yang dipimpin langsung oleh Ketua Dr. H.A. Singkeru Rukka, MH, disambut hangat oleh tuan rumah. Pertemuan berlangsung penuh keakraban, seakan mempertemukan satu visi besar: menjaga Bone dari ancaman narkotika.

Tak hanya Forbes, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone pun tampak hadir. Di antaranya Dandim 1407 Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budi, S.I.K., M.Tr. Opsla, Dandenpom XIV/1 Bone Letkol CPM Pariyoto, SH., MM, serta Kasat Intelkam Polres Bone AKP Syafriadi, SE. Dari jajaran pemerintah daerah, hadir pula Plt. Kasatpol PP Andi Bahar dan Kepala Dinas Kesehatan Drg. Muh Yusuf, M.Kes.

Dalam suasana pertemuan yang cair, Bupati Bone menyampaikan pesan penting. Ia menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang bisa merusak generasi muda dan stabilitas daerah.

“Narkoba adalah musuh kita bersama. Tidak ada satu pihak pun yang bisa menghadapinya sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci agar upaya pencegahan dan penindakan berjalan maksimal,” tegas Andi Asman.

Lebih jauh, pertemuan ini tidak hanya membicarakan isu narkotika. Bupati juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas sosial di Bone. Maraknya aksi demonstrasi di sejumlah wilayah lain menjadi perhatian bersama, sehingga koordinasi lintas pihak perlu diperkuat sebagai langkah antisipatif.

Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Dr. Singkeru Rukka, menyambut baik komitmen Bupati dan Forkopimda. Ia menekankan bahwa Forbes hadir bukan hanya sebagai penggiat anti narkoba, melainkan juga mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pertemuan silaturahmi itu akhirnya ditutup dengan pesan kebersamaan: bahwa Bone akan lebih kuat menghadapi ancaman narkoba dan dinamika sosial bila seluruh elemen bersatu. (*)