BONE–Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat layanan kesehatan terus menunjukkan kemajuan. Hal itu tampak dalam audiensi dua dokter spesialis jantung RSUD Tenriawaru Bone dengan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, yang membahas pelaksanaan bakti sosial layanan jantung bagi masyarakat.

Dua dokter tersebut yakni dr. Moh. Archie Wakasaputra, Sp.JP, yang baru lima bulan bertugas sebagai dokter spesialis jantung di RSUD Tenriawaru Bone, serta dr. Andi Inggi Maesatana, Sp.JP (K), dokter spesialis jantung konsultan pembuluh darah. dr. Andi Inggi sendiri merupakan PNS RSUD Tenriawaru dan telah mengabdikan diri sebagai dokter spesialis jantung selama delapan tahun. Baru-baru ini, ia kembali menyelesaikan pendidikan lanjutan sebagai dokter spesialis pembuluh darah konsultan.

Kehadiran kedua dokter spesialis tersebut semakin memperkuat layanan jantung di Kabupaten Bone. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, drg. Yusuf, M.Kes, menyampaikan bahwa saat ini Bone telah memiliki tiga dokter spesialis jantung.

“Di Bone kita sudah memiliki tiga dokter spesialis jantung, yaitu dr. Moh. Archie Wakasaputra, Sp.JP, dr. Andi Inggi Maesatana, Sp.JP (K), dan dr. Nur Arwita Rahayu, Sp.JP,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahkan salah satu dokter jantung di Bone telah mendapatkan pendidikan lanjutan kardiologi intervensi. Hal ini menjadi langkah besar karena penanganan kasus penyakit jantung membutuhkan kecepatan dan ketepatan waktu.

“Penyakit jantung ini berpacu dengan waktu. Dengan adanya tenaga dokter spesialis jantung, termasuk yang memiliki kompetensi intervensi, penanganan kasus jantung kini bisa dilakukan langsung di Bone,” jelas drg. Yusuf.

Dengan dukungan tenaga ahli tersebut, layanan pemasangan cincin jantung (ring) kini juga sudah dapat dilakukan di RSUD Tenriawaru Bone.

Dalam audiensi tersebut, dr. Andi Inggi Maesatana, Sp.JP (K) menyampaikan bahwa pada 29 Januari 2026, RSUD Tenriawaru Bone bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bone akan melaksanakan bakti sosial. Salah satu layanan unggulannya adalah pemasangan cincin jantung (FCI) secara gratis, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar.

“Layanan pemasangan cincin jantung sebenarnya sudah ada, namun saat ini kami sedang menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan itu sedang kami upayakan,” jelas dr. Andi Inggi.

Tak hanya tindakan medis, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan edukasi kesehatan. Pada 31 Januari 2026, RSUD Tenriawaru Bone berencana menggelar seminar pencegahan penyakit jantung yang ditujukan untuk masyarakat awam, termasuk kalangan lanjut usia.

“Kami ingin masyarakat lebih paham tentang pencegahan penyakit jantung, terutama bagi lansia dan masyarakat yang selama ini masih awam,” tambahnya.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menyambut baik rencana bakti sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Bone Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan (Maberre).

“Bakti sosial ini sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dari sisi kesehatan, kita ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang berkeadilan,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa penyakit jantung merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering menimpa masyarakat, sehingga edukasi dan layanan yang memadai menjadi sangat penting.

“Masalah jantung ini sering sekali menimpa masyarakat. Karena itu, edukasi sangat diperlukan, termasuk informasi mengenai layanan pemasangan cincin jantung. Ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa bagi Kabupaten Bone,” pungkasnya.

Dengan semakin lengkapnya tenaga spesialis dan dukungan pemerintah daerah, RSUD Tenriawaru Bone kini melangkah menuju layanan jantung yang lebih mandiri, dekat, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Bone. (*)