BONE–Komitmen Pemerintahan BerAmal (Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin) dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali membuahkan hasil. Melalui pembinaan intensif Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone, sejumlah sekolah Adiwiyata binaan pemerintah daerah kembali mendapat pengakuan bergengsi dari pemerintah pusat.
Tahun ini, Bone resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang menetapkan 17 sekolah di Kabupaten Bone sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri program pendidikan berbasis budaya lingkungan hidup di sekolah.
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang konsisten.
“Dari laporan DLH, kita telah menerima SK dari KLHK bahwa Bone mendapat 17 penghargaan Adiwiyata. 2 sekolah meraih Adiwiyata Mandiri dan 15 sekolah meraih Adiwiyata Nasional. Ini membuktikan bahwa pembinaan yang kita jalankan tidak sia-sia,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian ini semakin membanggakan karena hanya 6 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan Adiwiyata tahun ini.
Para kepala sekolah penerima penghargaan pun diundang langsung ke Jakarta untuk menerima apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Bupati Andi Asman turut memberikan ucapan selamat dan dorongan semangat.
“Selamat kepada seluruh sekolah penerima penghargaan. Terus dipertahankan, terus ditingkatkan. Apresiasi ini harus menjadi motivasi untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Dari 17 sekolah tersebut, dua di antaranya berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri, level tertinggi dalam program Adiwiyata:
SMAN 13 Bone di bawah kepemimpinan Drs. Hamzah, MM
SDN 23 Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, dipimpin Murniati, S.Pd., M.Pd
Keduanya dinilai berhasil membangun budaya sekolah yang konsisten menerapkan tata kelola lingkungan yang baik, melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
15 Sekolah Lainnya Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional
Adapun sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional adalah:
SDI 10/73 Bajoe
SDI 12/79 Jeppe’e
SDI 5/81 Passippo
SDN 162 Poleonro
SDN 41 Mallari
SDN 10 Manurunge
SMPN 1 Barebbo
SMPN 2 Sibulue
SMPN 1 Watampone
SMPN 7 Watampone
MAN 2 Bone
Berbagai sekolah ini membuktikan bahwa program Adiwiyata telah merata dan berkembang di berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bone.
Prestasi ini menegaskan bahwa kepemimpinan Pemerintahan BerAmal tidak sekadar fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan budaya sadar lingkungan. Melalui DLH Bone, pembinaan dilakukan mulai dari pendampingan kurikulum berbasis lingkungan, pengelolaan sampah di sekolah, hingga penguatan peran siswa sebagai agen perubahan.
Bone kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang paling progresif dalam penerapan pendidikan berwawasan lingkungan di Sulawesi Selatan. (*)



Tinggalkan Balasan