
BONE–Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone melaksanakan audiensi dengan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, di Ruang Gubernur Rumah Jabatan Bupati Bone. Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (05/12).
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bone yang turut didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan pejabat struktural Pemerintah Kabupaten Bone. Suasana audiensi berlangsung terbuka dan produktif, menggambarkan keseriusan kedua pihak dalam memperkuat koordinasi kelembagaan.
Pada kesempatan itu, Plt. Kalapas menyampaikan gambaran umum kondisi Lapas Watampone, mulai dari jumlah warga binaan hingga berbagai program pembinaan yang tengah dilaksanakan. Penekanan diberikan pada peningkatan kemandirian, pelatihan vokasi, dan program resosialisasi yang mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat.
Audiensi ini juga membahas penguatan kolaborasi lintas sektor agar pembinaan di Lapas Watampone semakin optimal. Pemerintah daerah dipandang memiliki peran penting dalam memfasilitasi pelatihan dan pemberdayaan, terutama melalui dukungan dinas teknis.
Dalam sambutannya, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan yang dilakukan Lapas Watampone. Ia menegaskan pentingnya kerja sama berkelanjutan dalam membentuk warga binaan yang lebih mandiri. “Kami menyambut baik setiap langkah pembinaan yang dilakukan Lapas Watampone. Pemerintah daerah siap mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata, karena pembinaan yang baik akan berdampak besar pada kondisi sosial masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bone juga memberikan arahan strategis, termasuk mendorong kerja sama intensif dengan dinas terkait, peningkatan program pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, serta sinkronisasi dengan Dinas Ketenagakerjaan bagi warga binaan menjelang bebas. Ia menambahkan, “Akses keterampilan dan pekerjaan adalah kunci bagi warga binaan agar tidak kembali ke kebiasaan lama. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan kesempatan baru bagi mereka,” ungkapnya.
Menanggapi arahan tersebut, Plt. Kalapas, Ashari, menegaskan komitmen lembaganya dalam memperkuat kerja sama yang telah terjalin. “Kami berkomitmen memaksimalkan setiap program pembinaan melalui sinergi dengan berbagai pihak agar warga binaan memperoleh keterampilan nyata dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Ashari.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat koordinasi dalam pelatihan, pemberdayaan, serta reintegrasi sosial warga binaan. Lapas Watampone berharap kolaborasi yang diperluas dengan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi warga binaan maupun masyarakat luas. (*)



Tinggalkan Balasan