BONE–Semangat swasembada pangan kembali digaungkan dari jantung Sulawesi Selatan. Kamis, 05 Juni 2025, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati DR. H. Akmal Pasluddin, SP., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bone, mengikuti secara virtual Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar nasional.

Meski panen dilakukan serentak secara daring, Bupati Bone memilih hadir secara langsung di lokasi panen simbolis di Jl. Bhayangkara, Kota Watampone. Di tengah semilir angin yang membawa aroma tanah basah dan dedaunan jagung, semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun ketahanan pangan terpancar dari wajah para pemimpin daerah.

Namun tak hanya itu yang menjadi agenda penting hari itu. Di lokasi yang sama, dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri Tipe 654 berkapasitas 1.000 ton. Pembangunan gudang ini menjadi tonggak baru bagi Kabupaten Bone dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan.

“Alhamdulillah, Bone mendapat pembangunan gudang ketahanan. Ini merupakan berkah bagi daerah Bone dan masyarakatnya,” ujar Bupati Andi Asman, penuh rasa syukur dalam sambutannya.

Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polri atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bone sebagai lokasi pembangunan gudang pangan. Menurutnya, langkah ini bukan hanya sebuah proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

“Ini adalah bentuk dukungan nyata untuk mewujudkan swasembada pangan. Kita butuh infrastruktur, dan gudang ini salah satu pilar pentingnya,” tambahnya.

Bupati Asman juga menekankan pentingnya sinergi yang erat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendorong percepatan realisasi program-program nasional, khususnya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat seperti pangan.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dari sebuah harapan: Bone tak hanya menjadi lumbung pangan lokal, tetapi juga bagian dari kekuatan pangan nasional. Dengan dukungan semua pihak, Bumi Arung Palakka bergerak mantap menuju masa depan yang lebih sejahtera dan mandiri di bidang ketahanan pangan. (*)