BONE–Udara di Rujab Bupati Bone terasa berbeda. Hangat sinar matahari bersaing dengan hangatnya suasana pertemuan penting yang digelar Selasa, 15 April 2025. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., menyambut langsung kedatangan tamu penting dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia: Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan, Mulyono, SP, MM, bersama rombongan.
Audiensi ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah percikan awal dari rencana besar yang dapat mengubah wajah pertanian Kabupaten Bone pembangunan alat pengering padi berkapasitas 30 ton per 12 jam.
“Alhamdulillah, panen tahun ini cukup luar biasa. Kehadiran alat pengering ini akan memperkuat sektor lapangan dan mendorong kita masuk ke arah industrialisasi hasil pertanian,” ujar Bupati Asman Sulaiman dengan semangat. Ia menjelaskan bahwa pembangunan alat pengering ini adalah bentuk konkret bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk menjawab tantangan pascapanen, terutama dalam hal efisiensi dan kualitas hasil tani.
Direktur Mulyono pun mengamini. Menurutnya, pembangunan alat pengering padi ini merupakan bagian dari visi besar Kementerian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. “Kita dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, membawa misi mensukseskan program strategis Bapak Menteri dan Bapak Presiden dalam mewujudkan kemandirian pangan, terutama padi,” tutur Mulyono.
Ia menambahkan bahwa Bone memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengolahan hasil pertanian di wilayah timur. Oleh karena itu, pihaknya akan meninjau langsung lokasi yang direncanakan untuk pembangunan unit pengering tersebut. “Kami ingin memastikan lokasi itu benar-benar representatif, karena kapasitas alat ini cukup besar 30 ton dalam satu kali proses selama 12 jam,” jelasnya.
Suasana audiensi berlangsung akrab namun sarat makna. Diskusi teknis berjalan berdampingan dengan visi besar tentang masa depan Bone yang tak hanya sebagai lumbung pangan, tapi juga pusat pengolahan dan distribusi hasil tani.
Dengan panen yang melimpah dan rencana industrialisasi di depan mata, masyarakat Bone kini memiliki harapan baru. Mesin pengering padi bukan hanya alat — tapi simbol perubahan, efisiensi, dan kesejahteraan petani yang lebih baik di masa depan. (*)



Tinggalkan Balasan