BONE–Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone ke-695 tahun 2025, Penjabat (Pj) Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra, S.STP., M.H., didampingi Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Andi Hikmawati Winarno, melaksanakan ziarah makam para tokoh sejarah Bone. Prosesi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bone (HJB), yang tidak hanya mengenang jasa para pemimpin terdahulu tetapi juga memperkuat nilai sejarah dan budaya di kalangan masyarakat Bone.

Ziarah diawali di Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, dengan mengunjungi makam dua eks Bupati Bone, yaitu Andi Muhammad Amir dan Andi Baso Amir. Kehadiran rombongan pemerintah daerah ini mendapat apresiasi dari keluarga almarhum H. Andi Muhammad Amir, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pj. Bupati Bone beserta jajaran atas kesediaannya melaksanakan prosesi ziarah. “Alhamdulillah, terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bone atas pelaksanaan ziarah ini,” ujar salah satu putra almarhum, bersama ibu mereka serta Andi Dimas Tri Anugrah, putra bungsu almarhum.

Perjalanan ziarah kemudian berlanjut ke Kabupaten Bulukumba. Di sana, rombongan Tim II yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bone menziarahi makam Raja Bone IX, La Pattawe Daeng Soreang. Prosesi ini menjadi pengingat akan perjuangan dan kepemimpinan Raja Bone dalam membangun daerah dan mempertahankan marwah Bone di masa lalu.

Sebagai penutup, lawatan ziarah makam dilakukan di Kabupaten Bantaeng. Di tempat ini, rombongan melaksanakan doa dan penghormatan di makam Raja Bone XI, La Tenri Ruwa Sultan Adam Matinroe Ri Bantaeng. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap para pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi Bone.

Dalam kesempatan ini, keluarga almarhum H. Andi Muhammad Amir menyampaikan harapan agar prosesi ziarah makam ini dapat menjadi agenda tahunan dalam setiap peringatan Hari Jadi Bone. “Kami berharap agenda ini terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjuang membangun Bone,” ujar salah satu anggota keluarga.

Dukungan penuh juga datang dari Bupati dan Wakil Bupati terpilih, serta tokoh-tokoh masyarakat seperti Camat Kajuara dan Lurah Awang Tangka, yang turut membantu dalam kelancaran kegiatan ini. Peran serta aktif masyarakat Kecamatan Kajuara menjadi bukti bahwa penghormatan terhadap sejarah tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bone.

Lawatan ziarah makam ini bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa sejarah harus terus dihidupkan dan dihormati. Dengan mengenang jasa para pemimpin terdahulu, masyarakat Bone diharapkan semakin memahami dan mengapresiasi perjuangan yang telah dilakukan untuk kemajuan daerah mereka. (*)