BONE–Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dilaksanakan di Kabupaten Bone, dengan tujuan menciptakan kondisi aman dan kondusif menjelang Pemilukada Serentak 2024 Pada Jumat, 1 November 2024. Rapat ini dihadiri Pj. Bupati Bone, berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Dandim 1407/Bone Letkol Inf Moch Rizki Hidayat dan Pj Sekda Bone Drs. A. Fajaruddin, MM, yang menyampaikan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi potensi konflik.
Dalam rapat tersebut, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Moch Rizki Hidayat menekankan pentingnya ketegasan dalam menindak penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal, terutama di daerah perbatasan. “Payung hukumnya sudah jelas, dan tugas Tripika dalam penindakan hukum juga sangat jelas. Kita kumpulkan para pengusaha agar tidak ada BBM yang keluar secara ilegal. Di daerah perbatasan, ada undang-undang yang melarang penyalahgunaan BBM, karena stok BBM bisa kosong akibat penyelundupan,” ungkapnya. Menurut Letkol Rizki, ketegasan dalam hal ini sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas menjelang Pemilukada.
Selain soal BBM, Letkol Rizki juga mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga suasana Pilkada yang kondusif. “Saat ini suasana masih dalam batas kewajaran, dan pada dasarnya kita saling menghargai. Namun, penting bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita hoaks dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang dapat memecah belah,” tambahnya.
Sementara itu, Pj Sekda Bone Drs. A. Fajaruddin, MM menyampaikan pentingnya sinergitas dan kolaborasi dalam menangani konflik sosial di tengah persiapan Pemilukada. “Pemilukada bukan hanya tentang memilih pemimpin, namun juga tentang menciptakan kualitas demokrasi yang matang. Harapannya, Pemilukada ini bisa menjadi momentum pendewasaan politik bagi masyarakat, sehingga Pemilukada dapat terwujud sebagai sebuah harapan,” ujarnya.
Rapat ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan serta kerjasama berbagai pihak dalam menghadapi potensi konflik, baik dari segi penindakan hukum maupun penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat. Melalui sinergitas ini, diharapkan Pemilukada Serentak 2024 di Kabupaten Bone bisa berlangsung dengan aman dan damai. (*)



Tinggalkan Balasan