BONE – Semangat membara menyelimuti Stadion Lapatau Bone saat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim, bersama Sekretaris Umum KONI Bone, Mukhlis, S.Pd., M.Pd., secara resmi melepas kontingen cabang olahraga (cabor) Hoki Kabupaten Bone untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Wajo.
Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para atlet, pelatih, serta jajaran pengurus cabor Hoki tampak hadir dengan wajah penuh optimisme, membawa satu harapan besar: mengharumkan nama Kabupaten Bone melalui prestasi olahraga.
Di hadapan para atlet, Ketua KONI Bone, Drs. Asiswa Karim, menyampaikan motivasi sekaligus apresiasi atas kerja keras dan persiapan yang telah dilakukan selama menjalani latihan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan di arena pertandingan bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga bagaimana menunjukkan karakter, sportivitas, dan kekompakan sebagai sebuah tim.
Menurutnya, setiap atlet harus mampu menjaga semangat juang, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama bertanding. Dengan demikian, kontingen Hoki Bone diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan.
Suasana pelepasan pun semakin bergemuruh ketika para atlet secara serempak meneriakkan yel-yel penuh semangat.
“Salam Hoki! Sportif, sportif, sportif, luar biasa!” teriak para atlet dengan penuh antusias.
Sorakan tersebut seolah menjadi simbol kesiapan dan tekad para atlet untuk berjuang maksimal di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Optimisme juga datang dari Ketua Cabor Hoki Kabupaten Bone, Andi Patarai. Ia mengaku yakin para atlet binaannya memiliki peluang besar untuk mendulang medali emas bagi Kabupaten Bone.
Menurut Andi Patarai, persiapan tim telah dilakukan secara matang, baik dari sisi kemampuan teknis, fisik maupun kekompakan tim. Ia berharap seluruh proses latihan yang telah dijalani dapat terbayar melalui hasil maksimal saat pertandingan nanti.
“Persiapan kami sudah sangat matang. Insyaallah, kita optimistis bisa meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali emas untuk Kabupaten Bone,” ungkapnya.
Sebagai salah satu cabang olahraga beregu, Hoki menuntut kecepatan, ketangkasan, strategi, serta kerja sama yang solid antarpemain. Olahraga ini dimainkan menggunakan tongkat khusus atau stik dengan ujung melengkung untuk mengarahkan bola ke gawang lawan. Kombinasi kemampuan individu dan koordinasi tim menjadi faktor penting dalam menentukan kemenangan.
Bagi kontingen Hoki Bone, keikutsertaan dalam Porprov XVIII Sulsel bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi. Lebih dari itu, ajang ini menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil pembinaan olahraga sekaligus menunjukkan bahwa atlet-atlet daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi.
Dengan dukungan KONI Bone, semangat para pelatih, serta tekad kuat seluruh atlet, kontingen Hoki Kabupaten Bone kini bersiap menghadapi tantangan di Kabupaten Wajo.
Harapan pun disematkan di pundak para atlet. Bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga membawa pulang kebanggaan bagi masyarakat Bone.
Kini, saatnya membuktikan perjuangan di lapangan. Salam Hoki! Sportif, sportif, sportif, luar biasa! (*)


Tinggalkan Balasan