BONE – Cabang olahraga (Cabor) Judo Kabupaten Bone kembali menunjukkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026. Tampil sebagai tuan rumah, kontingen Judo Bone sukses mengukuhkan dominasinya dengan meraih total 27 medali, terdiri atas 6 medali emas, 5 perak, dan 16 perunggu.
Capaian tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Bone, H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd. Ia mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang kembali mampu mempertahankan raihan medali emas sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bone di tingkat provinsi.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar tentang jumlah medali yang berhasil dikumpulkan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, latihan, serta semangat juang para atlet dan seluruh jajaran pelatih serta dukungan dari Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Raihan medali emas kembali dapat dipertahankan. Ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga judo di Kabupaten Bone,” ungkap H. A. Akbar.
Keberhasilan ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Judo Bone. Pada Porprov sebelumnya di Sinjai-Bulukumba, kontingen Judo Bone berhasil menyumbangkan enam medali emas. Kini, saat Kabupaten Bone dipercaya menjadi salah satu tuan rumah Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026, prestasi enam medali emas tersebut kembali berhasil dipertahankan.
Enam Emas dari Atlet Terbaik Bone
Enam medali emas Judo Bone dipersembahkan oleh Dedi Risaldi pada kelas Senior Putra -81 Kg, Aditya Wahyudi di kelas Senior Putra -90 Kg, Nadya Cintya Wahyuni di kelas Senior Putri -63 Kg, serta Nurfadillah pada kelas Senior Putri +78 Kg.
Sementara dari kelompok U-23, dua medali emas diraih Eka Sabhara, DjUdu pada kelas Putra -60 Kg dan Naila Atika Putri pada kelas Putri -48 Kg.
Selain enam medali emas, perjuangan atlet Judo Bone juga menghasilkan lima medali perak. Masing-masing dipersembahkan Muh Jumadi, Naila Atika, Abdul Al Ansari, Kayla Athaya Rania, dan Wimi Wulandari.
Adapun 16 medali perunggu diraih melalui perjuangan para atlet di berbagai kelas pertandingan, baik kategori senior maupun U-23, termasuk nomor Nage-no-Kata.
Tuan Rumah, Prestasi Tetap Terjaga
Bagi PJSI Kabupaten Bone, keberhasilan mempertahankan enam medali emas di tengah status sebagai tuan rumah merupakan pencapaian yang patut disyukuri. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet judo di Kabupaten Bone terus berjalan dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
H. A. Akbar berharap pencapaian pada Porprov XVIII ini tidak membuat seluruh jajaran berpuas diri. Sebaliknya, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat mental bertanding, serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pengurus PJSI, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan.
Dengan raihan 6 emas, 5 perak, dan 16 perunggu, Judo Kabupaten Bone menutup perjuangannya di Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dengan torehan 27 medali.
Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan dunia olahraga, tetapi juga menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten Bone sebagai tuan rumah Porprov. Semangat juang para judoka Bone menjadi bukti bahwa kerja keras dan pembinaan berkelanjutan mampu menjaga tradisi prestasi daerah. (*)


Tinggalkan Balasan