BONE — Sebuah penghargaan tidak selalu berhenti sebagai tanda kehormatan. Bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., Lencana Karya Bakti yang diterimanya dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka justru menjadi pengingat untuk terus menghidupkan semangat pengabdian di tengah masyarakat.
Penghargaan itu resmi dianugerahkan kepada Andi Asman Sulaiman yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bone.
Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 110 Tahun 2026. Surat keputusan itu ditandatangani Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso, pada 7 Agustus 2026 di Jakarta.
Bersama tanda penghargaan Lencana Karya Bakti, Andi Asman Sulaiman juga menerima Piagam Karya Bakti Nomor 4107/2026.
Di balik lencana tersebut, terdapat apresiasi atas jasa, dedikasi, dan kontribusi dalam membina sekaligus mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bone. Penghargaan itu secara khusus diberikan atas keterlibatan aktif dalam aksi karya bakti, penanggulangan bencana, serta penanganan bantuan kemanusiaan.
Bagi Gerakan Pramuka, kerja-kerja tersebut bukan sekadar kegiatan sosial. Ia menjadi wujud nyata dari semangat pengabdian yang menjadi bagian penting dari pendidikan kepramukaan—hadir ketika masyarakat membutuhkan, bergerak ketika bencana datang, dan ikut mengambil bagian dalam persoalan kemanusiaan.
Dedikasi itulah yang kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian Lencana Karya Bakti kepada Andi Asman Sulaiman. Penetapan penghargaan dilakukan setelah mempertimbangkan usul dan saran Dewan Kehormatan Kwarnas Gerakan Pramuka serta mengacu pada ketentuan Petunjuk Penyelenggaraan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka.
Namun bagi Andi Asman Sulaiman, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir.
Ia menyambutnya dengan rasa syukur, sekaligus memaknainya sebagai dorongan untuk terus berbuat lebih banyak. Lencana yang tersemat menjadi simbol bahwa kerja-kerja pengabdian harus terus dilanjutkan dan manfaat Gerakan Pramuka harus semakin terasa di tengah masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi upaya dan motivasi serta dorongan untuk menjadikan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bone membumi,” ungkap Andi Asman Sulaiman.
Kata “membumi” menjadi penting. Sebab, Pramuka tidak hanya berbicara tentang seragam, kegiatan perkemahan, atau pembinaan generasi muda. Lebih jauh, Pramuka diharapkan hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat—menanamkan kepedulian, membangun solidaritas, dan menumbuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai persoalan.
Di Kabupaten Bone, semangat itu diharapkan terus tumbuh. Pengabdian dalam karya bakti dan aksi kemanusiaan menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk belajar bahwa kepedulian tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan.
Lencana Karya Bakti yang kini diterima Andi Asman Sulaiman pun pada akhirnya bukan sekadar penghargaan atas apa yang telah dilakukan. Ia menjadi sebuah amanah untuk menjaga semangat pengabdian itu tetap menyala.
Dan dari Bone, pesan tersebut sederhana: Pramuka harus hadir, dekat dengan masyarakat, serta memberi manfaat nyata. (*)


Tinggalkan Balasan