BONE — Malam mulai larut ketika aktivitas di sekitar SPBU Pallengoreng Bone 3, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, masih berlangsung. Lampu-lampu SPBU menerangi kendaraan yang datang mengisi bahan bakar, sementara di sisi jalan sebuah warung sederhana tetap melayani warga.

Di tengah suasana tersebut, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM hadir melakukan pemantauan langsung pada Rabu malam, 9 September 2026.

Tidak mengenakan suasana formal layaknya agenda pemerintahan, Bupati terlihat duduk di sebuah bangku kayu di warung sederhana yang berada di sekitar SPBU. Dari tempat itu, ia mengamati aktivitas pelayanan BBM sekaligus berinteraksi dengan kondisi lapangan yang dihadapi masyarakat.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bone tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) kinerja Satuan Tugas (Satgas) BBM Bersubsidi yang telah dibentuk Pemerintah Kabupaten Bone.

Bagi pemerintah daerah, keberadaan Satgas bukan hanya soal pengawasan administratif. Lebih jauh, kinerja Satgas diharapkan mampu memastikan layanan BBM bersubsidi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan kinerja Satgas, apakah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terhadap layanan BBM di SPBU,” kata Bupati Bone.

Pemantauan pada malam hari memberikan gambaran langsung mengenai dinamika pelayanan BBM ketika masyarakat masih beraktivitas. Kendaraan roda dua dan roda empat silih berganti melintas dan melakukan pengisian bahan bakar.

Bagi Bupati, turun langsung ke lapangan menjadi cara untuk melihat apakah kebijakan yang telah dibangun pemerintah daerah berjalan sebagaimana mestinya. Dari situ, berbagai persoalan pelayanan dapat ditemukan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan.

Di bawah cahaya lampu warung dan deretan kendaraan yang melintas, monitoring itu berlangsung sederhana. Namun pesan yang dibawa cukup jelas: kebijakan BBM bersubsidi harus berujung pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pemantauan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk memastikan pengawasan BBM bersubsidi tidak berhenti pada laporan, tetapi hadir dan terlihat langsung di tengah aktivitas masyarakat. (*)