BONE — Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 terus dilakukan berbagai daerah. Salah satunya Kabupaten Bantaeng yang mulai mematangkan kesiapan kontingennya, khususnya untuk kebutuhan pertandingan dan pemondokan atlet yang berada di wilayah Kabupaten Bone.

Hal tersebut terlihat dalam kunjungan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng ke KONI Kabupaten Bone, Selasa, 8 September 2026. Rombongan diterima langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim, di Aula KONI Kabupaten Bone.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda visitasi venue pertandingan dan akomodasi atlet Kontingen Kabupaten Bantaeng menjelang pelaksanaan PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus membahas sejumlah hal teknis yang dinilai penting untuk menunjang kelancaran kontingen selama mengikuti pesta olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Dalam kunjungan itu, KONI Kabupaten Bantaeng melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang akan menjadi venue pertandingan, sekaligus menjajaki tempat yang nantinya dapat digunakan sebagai pemondokan bagi para atlet dan official Bantaeng.

Selain melihat kondisi venue dan akomodasi, koordinasi juga diarahkan pada berbagai kebutuhan teknis, mulai dari akses menuju lokasi pertandingan, fasilitas pendukung, hingga kebutuhan kontingen selama berada di Kabupaten Bone.

Bagi KONI Bantaeng, kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dapat dipersiapkan secara matang. Dengan mengetahui kondisi lapangan secara langsung, diharapkan para atlet dapat memperoleh dukungan fasilitas yang memadai sehingga bisa lebih fokus menghadapi pertandingan.

Sementara bagi KONI Kabupaten Bone, penerimaan kunjungan tersebut merupakan bagian dari semangat bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan PORPROV XVIII Sulawesi Selatan.

Kabupaten Bone tidak hanya diposisikan sebagai salah satu wilayah tempat berlangsungnya pertandingan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan terhadap kontingen dari kabupaten/kota peserta PORPROV.

Koordinasi antarpengurus KONI menjadi semakin penting mengingat penyelenggaraan ajang olahraga berskala provinsi membutuhkan kesiapan bersama, bukan hanya dari sisi atlet dan cabang olahraga, tetapi juga venue, transportasi, akomodasi, keamanan serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Pertemuan KONI Bone dan KONI Bantaeng pun memperlihatkan bahwa semangat olahraga tidak berhenti pada persaingan di arena. Di balik pertandingan, terdapat kerja sama dan sinergi antardaerah untuk menciptakan penyelenggaraan olahraga yang aman, nyaman dan sukses.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara KONI Kabupaten Bone dan KONI Kabupaten Bantaeng hingga pelaksanaan PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026 berlangsung.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, baik venue maupun pemondokan atlet diharapkan benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta.

PORPROV XVIII bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang bagaimana olahraga mampu mempererat persaudaraan, membangun sportivitas dan memperkuat sinergi antarkabupaten/kota di Sulawesi Selatan. (*)