BONE – Ratusan pasang mata menjadi saksi bagaimana olahraga mampu menyatukan semangat kompetisi, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam ajang Turnamen Bola Voli BerAmal Cup 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka Bone, Kelurahan Manurunge, Kabupaten Bone.

Sejak sore hari, suasana hangat sudah terasa di kawasan lapangan. Di bawah langit yang cerah, para atlet, panitia, dan masyarakat berkumpul mengawali rangkaian kegiatan dengan sesi foto bersama. Tim voli putri tampil kompak mengenakan jersey merah-hitam, berdiri berdampingan dengan panitia dan tokoh masyarakat. Di belakang mereka, spanduk dukungan dari sponsor lokal menjadi penanda bahwa turnamen ini lahir dari semangat gotong royong masyarakat.

Momen tersebut menjadi pembuka yang sederhana namun sarat makna. Turnamen ini bukan sekadar mempertemukan tim-tim terbaik di lapangan, tetapi juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan yang sama: membangun kebersamaan melalui olahraga sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial lewat konsep “BerAmal” yang diusung penyelenggara.

Ketika matahari mulai tenggelam, denyut kompetisi semakin terasa. Sebelum pertandingan utama dimulai, jajaran wasit dan hakim garis menyempatkan diri berfoto bersama di tengah lapangan. Dengan seragam yang rapi dan bendera hakim garis di tangan, mereka menunjukkan kesiapan mengawal jalannya pertandingan secara profesional.

Di belakang mereka, terpampang jelas tulisan “Selamat Bertanding, Junjung Tinggi Sportivitas”. Kalimat sederhana itu menjadi pengingat bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan. Sportivitas, rasa hormat terhadap lawan, dan semangat persaudaraan tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi sepanjang turnamen.

Malam pun tiba. Lampu sorot menerangi seluruh arena, menghadirkan atmosfer pertandingan yang semakin semarak. Begitu peluit pertama dibunyikan, sorak penonton langsung menggema memenuhi Lapangan Merdeka Bone.

Duel sengit tersaji dalam laga putra yang berlangsung penuh tensi. Smash-smash keras beradu dengan blok-blok kokoh di depan net. Reli-reli panjang memancing decak kagum penonton yang terus mengikuti setiap jalannya pertandingan tanpa berkedip. Setiap poin yang berhasil diraih langsung disambut riuh tepuk tangan dan teriakan penyemangat dari tribun.

Namun, kemeriahan turnamen tidak hanya tercipta di dalam lapangan.

Tribun penonton dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam suasana pertandingan. Kelompok anak muda dengan yel-yel khasnya tak henti memberikan dukungan, sementara para ibu turut menyemarakkan suasana dengan tepuk tangan dan sorakan setiap kali tim favorit mereka mencetak angka.

Di sela-sela pertandingan, wajah-wajah ceria tampak mengabadikan momen bersama keluarga maupun sahabat. Kehangatan itu menghadirkan kesan bahwa turnamen ini telah menjelma menjadi pesta rakyat yang dinantikan masyarakat Bone.

Di balik kemeriahan tersebut, denyut ekonomi lokal pun ikut bergerak. Deretan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar Lapangan Merdeka mendapat berkah dari ramainya pengunjung. Makanan, minuman, hingga berbagai jajanan laris diburu masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan hingga larut malam.

Ketua Umum Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bone, H. Muslimin, SE., MM, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan Turnamen Bola Voli BerAmal Cup 2026.

Menurutnya, besarnya animo masyarakat merupakan harapan PBVSI Bone sekaligus sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Bone melalui program BerAmal. Turnamen bola voli tidak hanya menjadi wadah pembinaan atlet dan ajang kompetisi bagi para pemain, tetapi juga menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat.

“Ini sangat sejalan dengan program pemerintah yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. PBVSI hadir bukan hanya sebagai wadah pembinaan atlet, tetapi juga berupaya menggerakkan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan berbagai turnamen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran masyarakat dari berbagai kecamatan bahkan daerah sekitar memberikan dampak ekonomi yang nyata. Aktivitas transaksi yang terjadi selama turnamen berlangsung menjadi berkah bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar Lapangan Merdeka Watampone.

Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Turnamen Bola Voli BerAmal Cup 2026 membuktikan bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak kepentingan dalam satu panggung yang sama. Di lapangan lahir semangat kompetisi yang sehat, di tribun tumbuh kebersamaan masyarakat, sementara di sekitar arena roda perekonomian terus berputar.

Ketika peluit panjang mengakhiri pertandingan malam itu, yang tersisa bukan hanya kemenangan salah satu tim, tetapi juga harapan bahwa olahraga akan terus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menghidupkan ekonomi kerakyatan, dan menumbuhkan semangat berbagi bagi masyarakat Bone. (*)