BONE– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2026, Lapangan Merdeka Watampone menjadi saksi kisah istimewa dua bersaudara yang berdiri tegap mengibarkan Sang Merah Putih. Bukan sekadar petugas upacara, mereka adalah simbol dedikasi, disiplin, dan prestasi generasi muda Kabupaten Bone.

Dia adalah A. Muh. Rheza Adhil Nararya, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Bone, bersama adiknya A. Muh. Rhevan Aditya Yudha, siswa kelas XI.6 SMA Negeri 3 Bone. Keduanya tampil sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera dalam upacara Hardiknas yang berlangsung khidmat.

Rheza bukan nama baru dalam dunia paskibraka. Ia pernah mengemban amanah sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024 sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga daerah. Di luar barisan upacara, Rheza juga dikenal sebagai atlet renang berprestasi. Ia berhasil meraih medali perak pada nomor estafet gaya bebas dan medali perunggu pada nomor 50 meter gaya dada dalam Kejuaraan Indonesia Timur di Gowa.

Sementara itu, sang adik, Rhevan, tak kalah bersinar. Ia merupakan anggota Paskibraka Kabupaten Bone tahun 2025 dan turut ambil bagian dalam pengibaran bendera pada peringatan Hardiknas tahun ini. Di kolam renang, Rhevan telah menorehkan prestasi dengan meraih medali perak pada nomor 50 meter gaya bebas serta medali perunggu pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dalam ajang nasional Anging Mammiri Cup II.

Kehadiran mereka berdua dalam satu momen sakral bukanlah kebetulan, melainkan buah dari latihan panjang, disiplin tinggi, dan semangat yang diwariskan dalam keluarga. Putra dari pasangan Letkol Inf Tito Bernadin, yang bertugas di Kementerian Pertahanan RI, dan A. Padauleng, S.STP., M.Si, yang mengabdi sebagai Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bone ini tumbuh dalam lingkungan yang menanamkan nilai tanggung jawab dan pengabdian sejak dini.

Kini, di sela kesibukan sebagai pelajar, keduanya tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Mereka akan turun di cabang olahraga renang dan selam, membawa harapan besar untuk kembali mengharumkan nama Kabupaten Bone di tingkat yang lebih tinggi.

Di Lapangan Merdeka, pagi itu, langkah mereka serempak. Bendera Merah Putih pun berkibar dengan gagah, seakan menyampaikan pesan bahwa masa depan daerah ini berada di tangan generasi muda yang tak hanya cerdas, tetapi juga berprestasi dan berkarakter. Dua saudara, satu tujuan: mengabdi dan mengharumkan nama Bone. (*)