BONE– Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, hadir di tengah gemerlap lampu panggung dan riuh tepuk tangan pelajar yang memenuhi Planet Cinema Watampone, Minggu malam, 3 Mei 2026. Malam itu, bukan sekadar ajang hiburan, melainkan perayaan bakat dan harapan generasi muda dalam balutan Audisi Disdik Idol 2026 salah satu rangkaian utama Pameran Disdik Expo 2026.

Sejak awal acara, atmosfer terasa hidup. Para peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMP, tampil percaya diri di atas panggung. Mereka membawa warna masing-masing suara merdu, gaya panggung yang khas, hingga keberanian yang tak jarang mengundang decak kagum para juri dan penonton. Ajang ini menjadi panggung pertama bagi sebagian peserta untuk menunjukkan potensi terbaik yang selama ini terpendam.

Bupati Bone menegaskan bahwa ruang-ruang kreatif seperti Disdik Idol bukan hanya penting, tetapi juga strategis. Menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti pada capaian akademik semata. “Kita ingin anak-anak kita tumbuh sebagai pribadi yang utuh cerdas, berkarakter, dan memiliki kepercayaan diri,” ungkapnya di hadapan peserta dan undangan.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti ini mampu membentuk mental kompetitif yang sehat. Di tengah era yang penuh tantangan, keberanian tampil dan kemampuan mengekspresikan diri menjadi nilai tambah yang tidak kalah penting dibandingkan prestasi akademik.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia serta kolaborasi dengan event organizer Lapantita Bone Choir. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi semua pihak yang memiliki visi sama dalam pengembangan bakat pelajar.

Menurutnya, Disdik Idol 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah ekspresi dan pembinaan mental bagi peserta didik. “Momentum ini tidak hanya menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional, tetapi juga menjadi ruang nyata bagi anak-anak kita untuk menyalurkan bakat, mengasah keterampilan, dan melatih keberanian dalam berkompetisi,” ujarnya.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang kelak dapat membawa nama Kabupaten Bone ke panggung yang lebih luas. Dengan semangat kolaboratif dan dukungan pemerintah daerah, pendidikan di Bone perlahan bergerak menuju arah yang lebih inklusif menghargai setiap potensi, sekecil apa pun itu.

Malam pun beranjak larut, namun semangat para peserta tak surut. Di balik setiap nada yang dilantunkan, tersimpan mimpi besar yang tengah tumbuh tentang masa depan, tentang keberanian, dan tentang Bone yang terus melahirkan generasi unggul melalui jalur pendidikan yang menyentuh hati dan bakat. (*)